Untuk itu disebut Awang Faroek, Pertamina ajukan syarat, yaitu tenaga kerja harus dilatih dahulu di Balai Latihan Kerja (BLKI).
“Makanya saya minta pak Abu nanti jelaskan. Ada BLK di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutim, dan lainnya. Terbuka kesempatan 20 ribu sampai 30 ribu orang untuk bekerja di Pertamina,” ucapnya.
Selanjutnya terkait peluang kerja, kemudian dijelaskan Abu Helmi, Kepala Disnakertrans Kaltim.
“Ini merupakan kerjasama Pemprov Kaltim dengan Kemenaker serta Pertamina. Khusus perluasan kilang minyak Balikpapan memerlukan 20-25 ribu tenaga kerja. Dipersiapkan untuk lokal Kaltim dengan syarat harus memiliki KTP Kaltim dan sudah domisili 5 tahun di Kaltim,” ucapnya.
Untuk tahap awal, ada sekitar 960 orang yang akan masuk dan dipilih dalam proses pengerjaan upgrading Kilang Minyak di Balikpapan.
“Di tahun 2018, dipersiapkan 960 orang. Dibagi yakni pertama untuk Juni dan Juli sekitar 450 orang, serta September dan Desember untuk 460 orang. Lowongan yang dibuka dan dilatih di BLK nantinya adalah untuk level HSE (Safetyman) terdiri dari First Aid 60 orang, Safety man 660 orang serta Safety Inspector 240 orang,” ucapnya.
Untuk jadwal penerimaan dilakukan secara online. “Diinformasikan pula oleh Disnaker se-Kaltim. Mekanisme online, kemudian ada bukti fisik yg diserahkan, tes tertulis dan wawancara. Silakan bisa langsung ke kantor Disnaker kabupaten/kota setempat,” ucap Abu Helmi. (rs)