Belum sempat beroperasi, bandara APT Pranoto dihinggapi informasi palsu bakal kedatangan pesawat dari Yogyakarta. Ya, informasi tersebut beredar lewat dunia maya yang menyebut salah satu maskapai akan mendarat di APT Pranoto.
Dalam pesan yang beredar luas tersebut dikatakan pilot senior maskapai Citylink akan terbang dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju APT Pranoto. Namun, kabar tersebut buru-buru dibantah Salman Lumoindong. “Hoax, enggak ada kabarnya kok,” ucap Salman.
Ia menjelaskan bandara APT Pranoto masih harus menunggu terbitnya Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari kementerian perhubungan. Tanpa adanya SBU, mustahil bisa dilakukan penerbangan. “Kita tunggu saja, mudahan dalam pekan ini SBU sudah bisa keluar,” tambahnya.
Salman pun meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan beredarnya informasi bohong terkait bandara APT Pranoto. Disinggung apakah itu cara agar maskapai tertentu mendapat ketenaran, pihaknya enggan berkomentar. “Yang pasti saat ini tim masih lakukan pengecekkan akhir. Tidak fundamental sih, tidak sampai yang mempengaruhi bangunan dan sebagainya,” imbuhnya.
Mantan kepala biro pembangunan Setprov Kaltim ini juga menuturkan agenda soft opening akan tetap berlangsung 24 Mei mendatang. Rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bakal meresmikan bandara dengan anggaran sekitar Rp 696 miliar itu. Tapi syarat utamanya SBU harus keluar dulu.
Salman menambahkan sudah menyampaikan persoalan ini kepada gubernur untuk dibahas kembali. Meski demikian pihaknya berharap pada saat RI-1 mendarat, bandara sudah siap.
Senada, Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto, Wahyu Siswoyo membantah kabar datangnya maskapai Citylink tersebut. “Enggak benar, ngaco itu,” ucapnya singkat melaui pesan singkat. (rs)