“Saya bangga dengan Kabupaten Mahulu yang baru berusia 7 tahun mekar dari induknya Kubar, tapi punya tekad kuat untuk membangun kesejahteraan masyarakatnya dibawah pimpinan Bupati Bonifasius Belawan Geh dan Wakil Bupati Juan Jenau, serta Ketua DPRD Novita Bulan,” papar Gubernur Awang Faroek saat meresmikan Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu, di Ujoh Bilang, kemarin.
Awang Faroek juga memuji Bupati Bonifasius Belawan Geh yang mememiliki wawasan internasional. Karena sudah pernah berulang kali mengikuti kunjungan Gubernur Kaltim ke luar negeri. Karena itu gubernur minta pengalaman yang didapat harus diterapkan di daerahnya.
“Saya akan terus utamakan Mahulu, saya menghadirkan negara untuk mengatasi masalah masyarakat Mahulu yang berada di perbatasan negara. Bagi masyarakat Kampung Tiong Ohang dan Tiong Buu, Kecamatan Long Apari saya akan berikan kado terindah buat masyarakat Long Apari. Yaitu akan dibangun jembatan permanen di Tiong Ohang untuk menyeberang ke Tiong Buu pada tahun 2018 ini,” tuturnya.
Awang Faroek mengimbau masyarakat se-Mahulu, utamanya masyarakat Kecamatan Long Apari agar terus mencintai NKRI. Sehingga tidak ada lagi isu yang menyebut masyarakat 10 kampung di Long Apari akan bergabung ke Malaysia.
“Karena kita sudah sepakat dengan 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Diantaranya UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Jadi tidak boleh lagi ada kegiatan-kegiatan yang membuat saya kaget. Dulu isu 10 desa akan gabung dengan Malaysia, sekarang jauhkan hal negatif yang memecah belah bangsa. Selagi saya masih menjadi Gubernur Kaltim, saya akan utamakan pembangunan Mahulu,” ujarnya.
Kunjungan Gubernur Awang Faroek ke Kabupaten Mahulu kali ini merupakan kunjungan kali kelimanya selama menjabat Gubernur Kaltim. (imr)