Gubernur Kaltim Minta Pusat Kucurkan Subsidi Angkut Sembako
1 menit baca631 kali dibaca

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak akan mendesak pemerintah pusat kembali memberikan subsidi ongkos angkut barang dan orang. Setidaknya dengan adanya subsidi dari pemerintah pusat bisa meringankan beban angkutan berupa sembako, untuk daerah perbatasan di Kaltim.
Tanpa adanya subsidi, seperti saat ini Awang Faroek menyatakan maskapai banyak yang tak bersedia melayani penerbangan ke perbatasan. Maskapai menilai jika dipaksakan terbang tanpa adanya subsidi sama sekali tak menguntungkan.
“Sampai saat ini, ada empat bandara yang kami bangun di perbatasan. Ada di Mahakam Ulu, Malinau, Nunukan dan Pulau Maratua, semuanya untuk kepentingan masyarakat perbatasan, pulau terluar. Semuanya sudah selesai dan dapat digunakan. Tapi sayang, banyak maskapai banyak mundur, karena alasan finansial, dan keuntungan,” ujarnya kemarin.
“Subsidi ongkos untuk angkutan ini akan mendorong banyak maskapai untuk mendatangi pelabuhan udara yang telah kami bangun,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, tak sedikit maskapai yang membatalkan penerbangan karena dianggap secara ekonomis tidak menguntungkan. Harus diakui, tanpa adanya subsidi biaya penerbangan menjadi selangit. Tak banyak warga perbatasan yang memanfaatkan layanan penerbangan sebagai sarana transportasi.
Sepinya pengguna layanan penerbangan tentu berdampak pada pendapatan masakapai. Dengan adanya subsidi ongkos kirim untuk sembako, lanjut Awang nantinya permintaan akan kebutuhan pokok meningkat, dan suplai juga akan meningkat.
Dampaknya distribusi akan mengalami peningkatan, sehingga masyarakat tak lagi harus membeli barang kebutuhan pokok dengan harga tinggi.
Sementara di sisi bisnis, juga memberikan keuntungan bagi pelaku usaha. “Misalnya saja penerapan BBM satu harga, dulu kan mustahil. Sekarang bisa,” tutupnya. (rs)










