Lama praktek selama dua bulan. Rektor IAIN, DR Mukhamad Ilyasin mengapresaasi. Dia berharap program perdananya ini menjadi pemantik keahlian menulis bagi mahasiswa. Dalam dunia kampus diwajibkan membuat jurnal ilmiah agar lekas mendapatkan gelar akademik.
“Ini bisa menjadi program prioritas kedua kampus setelah program utama soal radikalisasi, saya berharap mahasiswa bisa maksimal memnfaatkan peluang ini,” kata Ilyasin saat membuka program ini bersama Pemimpin Redaksi (Pimred) Koran Kaltim di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Samarinda, Jl HM Rifadin, Senin (26/2).
Ilyasin menyampaikan kegiatan jurnalistik telah lama menjadi cita-citanya untuk dapat dikembangkan menjadi salah satu program prioritas di Perguruan Tinggi Islam Negeri terbesar di Kaltim-Kaltara tersebut.
“Saya bersyukur, cita-cita saya menghidupkan kegiatan jurnalistik, bisa terwujud. Saya merasa begitu nikmat masuk ke dunia jurnalistik. Kalau ini dinilai efektif, saya siap menjadikan kegiatan ini menjadi prioritas kedua, setelah Pusat Studi Pancasila yang diresmikan Menteri Agama kemarin,” ujar Ilyasin.
Ia menyebut, IAIN kini terus berbenah mengejar predikat dan beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Melalui kegiatan jurnalistik aktif ini bisa membuka pintu IAIN mendapat atensi masyarakat dan pemerintah, sebagai perguruan tinggi Islam yang menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap bersaing dan memiliki kompetensi.
“Jadi stigma lulusan IAIN cuma ngerti urusan agama akan terbantahkan,” paparnya.
Pimred SKH Koran Kaltim Desman Minang Endianto mengaku ini pertama kali dilakukan. Dia berkomitmen menjalankan kegiatan. “Pemagangan ini juga bagian dari peran Koran Kaltim menciptakan generasi dan SDM yang cerdas,” tukasnya.
Ia juga berharap, semua peserta bisa mengaplikasikan ilmu serta pengalaman lapangan selama pemagangan ke dalam pengembangan kegiatan jurnalistik kampus, dan publikasi program kampus.
“Yang juga penting adalah, supaya mereka setelah ikut pemagangan bisa memiliki keterampilan yang bisa digunakan dalam memasuki dunia kerja,” tandasnya.
Koran Kaltim kata Desman berkomitmen akan merekrut para mahasiswa menjadi bagian redaksi, tapi dengan catatan memenuhi kompetensi.
Selama pemagangan berjalan, setifaknya ada tiga aspek yang akan diterima para mahasiswa; teknik penulisan, desain grafis atau perwajahan koran dan sisi bisnis media. (rs)
Materi Magang:
1. Ilmu Jurnalistik
- Teknik Perburuan Bahan
- Teknik Wawancara
- Teknik Penulisan
2. Desain Grafis
- Perwajahan Koran
3. Pengembangan Bisnis
- Periklanan
- Pemasaran