Selain pembangunan tersebut, sejumlah infrastruktur juga telah selesai. Mulai, jalan Trans Kalimantan perbatasan Banjarmasin, Kalsel hingga ke Kaltim sudah mulus. Begitu juga jalan di Kaltim telah tembus hingga perbatasan Simanggaris, Kaltara.
Bukan hanya itu, mulai tahun ini, Pemprov Kaltim juga membangun infrastruktur di Kabupaten Mahakam Ulu. Mulai Long Pahangai, Long Apari, Long Bagun. Pembangunan tersebut akan dimulai dari perbatasan Kalimantan Barat hingga di Kaltim. Begitu juga terminal Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) selesai.
Selain itu, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy juga menjadi proyek strategis nasional. Bahkan, Bontang juga akan mendapatkan kilang baru atau Grass Root Rifinery (GRR) yang mampu memproduksi gas hingga 300 ribu barel/ hari. Termasuk pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan PPU dan Balikpapan akan segera tuntas.
“Semua ini tanggung jawab Pemprov Kaltim. Karena itu, Alhamdulillah pembangunan infrastruktur selama 2017 telah selesai. Tinggal, jika ada yang belum tuntas tentu akan dilanjutkan oleh pemimpin Kaltim selanjutnya. Jadi, tidak ada satupun proyek pembangunan strategis di era saya yang mangkrak,” jelasnya. (ms)