Jembatan Tiong Ohang Dibantu Kemen PUPR
1 menit baca1.256 kali dibaca
SAMARINDA – Sebelum memasuki tahun 2018, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengunjungi Jembatan Gantung yang menjadi penghubung kampung Tiong Ohang-Long Kerioq di Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Hulu.
Menurut Juru Bicaranya, Hendro Prasetyo kondisi jembatan tersebut perlu mendapatkan penanganan karena masuk dalam proyek strategis pembangunan nasional.
“Setelah Pak Gubernur (Awang) meninjau langsung, beliau pun meminta agar jembatan ini juga menjadi prioritas pembangunan dan diusulkan ke pusat,” ujarnya.
Untuk memastikannya, kini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim diminta untuk berkoordinasi dengan Kementerian PUPR Pusat agar mendapat anggaran tahun ini.
Menurut Kabid Bina Marga Joko Setiono, saat ini usulan sudah masuk dalam anggaran Kementerian PUPR.
“Ini sedang dalam proses pelelangan,” kata Joko, Selasa (16/1).
Berdasarkan informasi yang ia terima, Kaltim mendapat anggaran berkisar Rp11,3 miliar untuk membangun kembali jembatan tesebut.
“Jembatan itu sudah berumur 50 tahun lebih. Namun saat ini kondisinya sudah tidak bisa lagi difungsikan seperti pertama kali dibangun,” tuturnya.
Kondisi jembatan gantung telah keropos termakan waktu.kedepannya kata Joko akan dibangun lebih kokoh dari yang ada saat ini.
“Bahkan nanti bisa dilalui mobil karena lebarnya hingga 3 meter sedangkan panjang jembatan mencapai 120 meter,” tuturnya.
Selain itu, jembatan gantung ini dinilai penting khususnya untuk akses transportasi kesehatan bagi warga.
“Di sana juga sudah ada ambulance yang disiapkan untuk memenuhi fasilitas kesehatan warga. Sehingga jalurnya harus melalui jembatan tersebut,” terangnya.
Tak hanya itu, jembatan gantung ini juga dinilai bermanfaat untuk membuka keterisolasian warga yang berada di daerah Mahulu. (ms)










