Satu Lagi Pasien Asal Samarinda Positif Difteri
1 menit baca3.080 kali dibaca

SAMARINDA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) kembali menyatakan satu dari 4 pasien suspect difteri yang di rawat di rumah sakit pelat merah tersebut dinyatakan positif.
Sebelumnya dikabarkan satu pasien sudah positif difteri, yakni balita dua tahun berinisial N.
“Setelah swab (pemeriksaan) ke dua, pasien berusia 18 tahun, yang juga tengah mengandung, positif difteri,” tutur Kepala Unit Humas RSUD AW Syahranie, dr M Fabian Satrio, Sabtu (6/1) kemarin.
Berarti, kini rumah sakit tengah merawat dua pasien difteri dan dua pasien lainya yang suspect difteri.
“Semua (pasien) masih diisolasi, untuk yang dua suspect masih tunggu dokter yang menangani, apakah bisa pulang atau masih perlu menjalani perawatan lagi,” tukasnya.
Meski sempat disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kota Samarinda bahwa hanya 3 pasien yang merupakan warga Samarinda, dan belum ada yang positif difteri, karena masih diperlukan pemeriksaan secara kultur di laboratorium di Jakarta, namun RSUD AWS memastikan bahwa pasien difteri yang dirawat merupakan warga Samarinda.
“Semua pasien yang kita tangani berdomisili di Samarinda, dan langkah perawatan yang kita lakukan sesuai dengan prosedur, dan kita memiliki perlengkapan maupun peralatan untuk penanganan penyakit difteri,” jelas Satrio.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat pasien yang ditangani RSUD AWS karena difteri, adalah balita N (2 tahun) dan S (18) yang telah terkonfirmasi mengidap difteri. Jika S dirawat sejak Kamis (4/1), maka balita N dirawat di rumah sakit sejak 31 Desember 2017.
Sementara dua pasien lainnya yang masih berstatus suspect difteri, yakni F (4) yang telah dirawat sejak 27 Desember, serta N (11) dirawat sejak 28 Desember 2017. (rs)










