Rizal Siap Hadiri Pemeriksaan Polisi
1 menit baca1.050 kali dibaca

BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyatakan siap memenuhi panggilan Polda Kaltim dalam rangka pemeriksaan saksi dalam kasus pembelian lahan rumah potong unggas (RPU) tahun 2015 lalu.
Rizal mengaku telah menerima surat panggilan pemeriksaan keduanya dari Polda Kaltim. “Insya Allah jika tidak ada perubahan saya akan menghadiri pemeriksaan besok (hari ini) di Polda Kaltim,” kata Rizal ditemui di rumah jabatan wali kota, Kamis (4/1) kemarin.
Sebelumnya Rizal meminta waktu agar pemanggilan dijadwalkan pada 16 Januari mendatang. Karena kesibukan tugas pemerintahan, mengingat baru ditetapkan APBD 2018 dan urusan pekerjaan di Jakarta. “Tapikan sudah ada panggilan lagi. Ya sudah, besok kemungkinan saya penuhi,” ujarnya.
Disinggung pemanggilan ini hubungan dengan Pilgub Kaltim, Rizal tidak ingin berpretensi seperti itu. “Kita nggak ada pretense apa-apa kita jalani saja kan memang kewajiban kita sebagai warga negara, ya mohon doanya mudah-mudahan berjalan lancar apa yang ingin ditanyakan penyidik Polda,” ucapnya.
Ditanya kembali apakah merasa ada kriminalisasi politik? “Tidak ada pretense apa-apa. Pokoknya kita jalani kan kasus ini sudah lama dan yang lain sudah diperiksa,” tandasnya.
Untuk pemanggilan Jumat (5/1) hari ini, Rizal kemarin (Kamis/4-1) mengaku telah mempersiapkan diri termasuk berkoordinasi dengan staf yang paham kasus RPU termasuk menyiapkan data-data yang dibutuhkan kepolisian.
“Ya cuma berkoordinasi dengan staf terutama yang berkaitan dengan proyek ini. Tentu saya harus berkordinasi dan minta dukungan staf ya, minta data-data karena saya tidak ingat karena itukan tahun 2015,” katanya.
Rizal Effendi menyatakan berkeinginan maju pada Pilgub Kaltim 2018 ini bersama Syaharie Jaang. “Kita lihat proses ini apakah proses hukum ini menjadi hambatan. Kan pendaftaran sampai 10 Januari ya kita lihat saja,” tandasnya.
Disinggung mengenai pernyataan SBY yang mensinyalir ada kriminalisasi politik, “Ya karena saya berpasangan dengan pak Jaang tentu beliau memberikan perhatian. Tapi itukan wilayah Partai Demkorat, saya tidak terkait langsung. Kalau beliau beri dukungan itu wilayah partai,” tukasnya. (din)










