Ditentang Warga, Pemkot Kawal Pembangunan Hotel Syariah
1 menit baca2.102 kali dibaca

SAMARINDA - Rencana pembangunan Hotel Primebiz, manajemen berbasis syariah di Samarinda, tinggal selangkah lagi. Dijadwalkan, hotel yang akan berdampingan dengan Islamic Center, Jalan Slamet Ryadi itu akan mulai pembangunannya tahun depan.
Rencana ini sempat menimbulkan penolakan oleh warag sekitarnya. Tapi, Pemkot Samarinda keukeuh. Belum lama ini Pemkot Samarinda bersama pihak terkait lainnya menggelar rapat membahas pembangunan hotel itu.
Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail menyatakan siap mengawal pembangunan hotel yang rencananya akan dibangun 10 lantai itu.
“Kalau dari laporan perizinan dan instansi lainnya tidak ada masalah lagi. Makanya yang harus ditekankan kepada warga bahwa hotel itu benar-benar berbasis syariah,” tegas Nusyirwan.
Tak hanya itu, ia juga menambahkan perlu ada sertifikat dari Dewan Syariah Nasional (DSN).
“Sehingga asesmen itulah yang memperkuat alasan pemohon bahwa hotel itu telah memenuhi standar hotel syariah. Hal ini juga diperlukan agar pemohon tetap konsisten menjalankan hotel berbasis syariah. Jadi tinggal finalisasinya saja ini,” pungkas Nusyirwan.
Sebelumnya, rencana pembangunan hotel ini sempat mendapat tentangan. Warga sekitar lokasi pembangunannya menolak. Pemolakan warga diwakilkan oleh anggota DPRD Samarinda Datuk Usman. Melalui Sekretaris Komisi I, Andi Saharuddin menyampaikan munculnya gejolak tersebut perlu mendapat perhatian khusus dari pemda.
“Tadi (kemarin) saya diberi informasi dari beliau (Datuk) bahwa pendirian Hotel Primebiz itu belum mendapatkan layak bangun karena mendapat pertentangan dari Komnas HAM. Bahkan sampai saat ini warga sekitar pun belum diberitahukan ada pendirian hotel tahun depan,” kata Andi.
Ia pun mengingatkan agar Pemkot Samarinda fokus mengatasi pergolakan yang timbul akibat rencana pembngunan hotel ini. Menurut dia, membuat warga disekitar menerima pembangunan hotel berbasasi syariah itu lebih penting sebelum pembangunan dimulai. “Jangan sampai sudah dibangun lalu diprotes warganya,” jelasnya. (ms)










