FX Yapan mengharapkan, transportasi udara di Bandara Melalan yang hampir 5 bulan terakhir kosong, segera diisi kembali. Karena itu, keseriusan masakapai yang telah bersedia beroperasi segera ditindaklanjuti oleh otoritas Bandara Melalan serta Dinas Perhubungan Kubar.
“Saya sangat sesalkan kondisi tersebut belum juga teratasi. Pihak bandara dan Dishub Kubar segera lakukan koordinasi. Karena transportasi udara untuk menunjang kecepatan dan kelancaran ekonomi masyarakat, serta pemerintah. Janji akan beroperasi sejak November lalu, tapi sampai sekarang belum juga,” papar bupati.
Sementara, Kepala Bandara Melalan Sendawar, Sumariyanto kepada Koran Kaltim mengakui belum beroperasinya Express Air di Kubar karena masih menunggu izin ATR dari pihak Dirjen Kelayakan Udara.
“Saya bersama Pak Kadishub Kubar sudah bertemu langsung dengan pihak manajemen Express Air di Jakarta. Mereka menyebut masih menunggu izin ATR. Izin lainnya sudah terbit, hanya terkendala izin ATR. Diperkirakan Januari mendatang Express Air akan memulai penerbangan di Bandara Melalan,” ungkapnya.
Begitu pula Kepala Dinas Perhubungan Kubar, Rakhmat mengakui hal itu. Dia menyebut keseriusan Express Air melayani transportasi udara di Kubar, diperkiarakan akan dimulai penghujung Desember ini.
“Iya mereka masih menunggu izin ATR. Mungkin penghujung Desember ini mereka sudah mulai beroperasi di Kubar,” singkatnya. (imr)