Hanya saja, Glenn saat itu tak memberi detail lebih lanjut soal kota yang menjadi tujuan perayaannya. Glenn Fredly mengawali kariernya bermusik dengan menjadi vokalis band Funk Section pada 1995, tepat satu tahun setelah dirinya lulus SMA. Tiga tahun kemudian, Glenn bernyanyi solo dan meluncurkan sebuah album bertajuk GLENN dengan bermodalkan 8 buah lagu, termasuk hit Kau dan Cukup Sudah.
Saat itu seperti diwartakan cnnindonesia.com, musisi kelahiran 30 September 1975 ini memilih bernaung di bawah label Sony Music Indonesia. Glenn kemudian meluncurkan album kedua pada 2000 yang memuat beberapa hits seperti "Salam Bagi Sahabat" dan "Kasih Putih". Meski cukup dikenal, tapi dua album debut milik Glenn sempat dianggap tak menguntungkan dari segi popularitas maupun penjualan.
Ketika album ketiga dirilis, Glenn disebut berhasil mematahkan keraguan label. Lewat album bertajuk "Selamat Pagi, Dunia!," ia sukses melahirkan hits besar seperti Januari, Terpesona, serta Sekali Ini Saja. Semasa hidupnya, Glenn telah merilis 10 album penuh, satu album rohani, serta satu album kompilasi.
Dia tak hanya berkarier secara solo, tapi kemudian juga membentuk trio bersama Tompi dan Sandhy Sondoro bernama Trio Lestari. Terlepas dari itu, ia juga menekuni karier sebagai produser musik untuk album milik grup Pasto dan solois wanita, Yura Yunita.
Setiap tahunnya, Glenn pun aktif menggelar konser tribut bagi sejumlah musisi legendaris idolanya, sejak empat tahun silam. Di antaranya, Ruth Sahanaya, Yovie Widianto, Koes Ploes Bersaudara, serta Slank. Konser tersebut biasanya digelar tepat pada hari ulang tahun Glenn dan diberi tajuk "Tanda Mata dari Glenn Fredly." (*)