Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan pemantauan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) jelang bulan suci Ramadan, Rabu (26/2/2025).
2 menit baca380 kali dibaca

Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan pemantauan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) jelang bulan suci Ramadan, Rabu (26/2/2025).
Pantauan ini bertujuan memastikan kestabilan harga dan pasokan menjelang bulan puasa yang diperkirakan jatuh, Sabtu (1/3/2025) mendatang.
Kunjungan dimulai di Pasar Segiri, di mana tim memeriksa harga cabai kecil, bawang merah dan putih, minyak goreng, beras, serta stok daging. Selanjutnya, tim melanjutkan pengecekan ke pangkalan gas di Jalan DI Pandjaitan, dilanjutkan dengan inspeksi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Tanah Merah untuk memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kg. Pengecekan terakhir dilakukan di gudang Bulog untuk memastikan stok beras yang tersedia.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pantauan harga cabai kini mencapai Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram (Kg), melonjak dari sebelumnya Rp40 ribu per Kg.
“Kami menemukan indikasi adanya permainan distribusi yang menyebabkan harga naik drastis. Untuk itu, Pemkot telah menginstruksikan Varia Niaga agar memperkuat kerja sama dengan daerah penghasil cabai, seperti Sulawesi,” ujar Marnabas.
Selain cabai, harga ikan di Pasar Segiri juga mengalami kenaikan. Ikan layang yang sebelumnya dijual Rp28 ribu kini mencapai Rp33 ribu per Kg. Begitu pula dengan ikan gembong dan ikan bete-bete, yang masing-masing naik dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per Kg.
Untuk mengendalikan harga ikan, Pemkot Samarinda telah meminta instansi terkait untuk segera menggelar operasi pasar.
Marnabas menambahkan bahwa harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) masih relatif lebih rendah, sekitar Rp25 ribu per Kg, sehingga diharapkan operasi pasar dapat membantu menekan harga di tingkat pedagang.
Selain pengendalian harga ikan dan cabai, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan pokok lainnya seperti bawang merah dan bawang putih tetap mencukupi.
“Dalam waktu dekat, sebanyak 14 ton daging beku akan masuk ke Samarinda melalui kerja sama antara Bulog dan Varia Niaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan IdulFitri,” tegasnya.
Pemkot menegaskan akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok guna mencegah adanya spekulasi harga oleh pihak tak bertanggung jawab. Jika ditemukan praktik kenaikan harga yang tidak wajar, tindakan tegas akan segera diambil.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika ada pedagang atau distributor yang menaikkan harga secara berlebihan. Kami akan segera menindaklanjuti demi menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat,” tutupnya.
Editor: Erwin






47 kali dibaca

Pusat gempa berada di darat 2 km Barat Kolaka
02 Okt 2026, 18:34:10 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG