Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Simeon, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog Wilayah Kaltim, Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Mahulu.
“Gerakan pangan murah ini dilaksanakan untuk memberikan solusi kepada masyarakat agar dapat mengakses bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya, Minggu (1/12/2024)
Dalam kegiatan ini, tersedia 700 paket yang masing-masing berisi 5 Kg beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 Kg gula. Sistem distribusi menggunakan kupon untuk memastikan keadilan dan akses bagi semua warga.
Selain menjawab kebutuhan pangan, Simeon menekankan bahwa kegiatan ini juga merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan potensi lokal. Salah satunya adalah mendorong masyarakat mengoptimalkan lahan tidur untuk meningkatkan produksi pangan daerah.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia,” tambahnya.
Simeon juga melaporkan bahwa Pemkab Mahulu telah menjalin kerjasama dengan Polres Mahakam Ulu untuk memperkuat ketahanan pangan. Langkah ini melengkapi kerjasama sebelumnya dengan TNI yang telah berlangsung sejak 2014.
Sebagai bagian dari program unggulan Bupati, Simeon menyampaikan bahwa bantuan biaya tanam untuk kelompok tani tahun ini sempat tertunda karena proses administrasi. Namun, bantuan tersebut dijadwalkan akan mulai didistribusikan pada pekan depan melalui rekening kelompok tani.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini mendapat apresiasi dari masyarakat Mahulu yang merasakan manfaatnya, terutama di tengah tekanan ekonomi akibat inflasi.
Pemerintah daerah berharap program ini dapat menjadi contoh langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pangan berkualitas dan kebijakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Editor: Erwin