“Ya mungkin ada pergeseran sedikit, tapi kita lihat saja nanti. Tadi saya minta supaya powernya ditambah dan jam kerjanya juga bertambah,” ungkap pria yang akrab disapa AH itu.
Dia mengungkapkan, pergeseran progres waktu pekerjaan ini pengaruh dari kegiatan pembongkaran bangunan yang juga bergeser. Tetapi, menurutnya, hingga saat ini progresnya sendiri masih masuk on schedule atau sesuai jadwal.
“Sampai hari ini masih on schedule, kita lihat aja perkembangannya nanti. Kalaupun ada pergeseran, tidak akan lama dari yang kita rencanakan,” imbuhnya.
AH juga memberi catatan, termasuk man power atau dari tenaga kerja yang perlu ditambah, bersamaan penambahan jam kerja yang kemungkinan bisa dilakukan hingga malam hari. Jika menurut perencanaan, waktu kerja akan dilakukan hingga pukul 22.00 WITA. Estimasi awal, jika biasanya istirahat pada pukul 16.00 WITA, maka pada pembangunan ini akan ada beberapa sif tambahan.
“Ini kemungkinan akan ada beberapa sif. Sampai jam 10 malam mungkin masih kerja. Jadi man powernya yang harus ditambah,” urainya.
Jika normalnya menggunakan 30 tenaga, maka kemungkinan bisa melibatkan 50 tenaga dengan penambahan jam kerja. Untuk kepastian lebih lanjut, AH menegaskan jika akan ada pertemuan kembali terkait teknis pembangunan dalam waktu dekat.
Terkait keberadaan 48 rumah toko (ruko) yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) disekitar pembangunan Pasar Pagi dan sempat berselisih paham karena menolak ikut dibongkar, AH mengaku akan mencari solusi terbaik. “SHM ini sambil paralel aja yang ada. Yang tidak ada kendala tetap akan kita bangun sambil paralel kita carikan jalan keluar,” bebernya.
Pemkot juga jelasnya akan melakukan revisi desain dengan tetap mempertimbangkan desain sesuai kondisi yang ada saat ini. “Di mana kita belum menyelesaikan 48 ruko itu, tetapi kita akan bikin master desain. Jadi kalaupun sampai pada akhirnya, misal pertengahan jalan baru selesai atau diakhir, baru tuntas, maka sudah ada masternya untuk menyesuaikan desain semula,” jelasnya.
Dia mengatakan, desain tidak harus persis sesuai gambar, tetapi tinggal menyesuaikan, seiring dengan penyelesaian masalah sosial yang ada disekitar proyek tersebut. Dia juga tetap memperhitungkan masalah sosial yang tak kunjung selesai, namun fungi pasar harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Editor: Maruly Z