Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan, sesuai kesepakatan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, bahwa perpindahan pedagang untuk tahap pertama ini mengakomodir 368 dari 703 pedagang yang berada di Pasar Tangga Arung. "Memang dilaksanakan secara bertahap untuk seluruh pedagang di Pasar Tangga Arung. Termasuk untuk perpindahan yang sudah dimulai hari Minggu (3/3/2024) ini," kata Sunggono pada Minggu (3/3/2024).
Perpindahan ini dikatakan Sunggono ditargetkan bisa selesai sebelum tanggal 10 Maret 2024 atau sebelum dimulainya puasa Ramadan. Adapun perpindahan pedagang ini disesuaikan dengan komoditas jualannya dan diharapkan bisa berjalan dengan tertib.
Disinggung dengan kekuatiran para pedagang bahwa lokasi pasar sementara yang berada di Lapangan Pemuda ini akan sepi, Sunggono juga sudah mengatakan pemerintah daerah telah berdiskusi dengan para pedagang.
Hal ini dirasa tidak akan berpengaruh besar selama para pedagang sudah menjalin hubungan baik dengan pelanggan. Apalagi jarak pasar sementara ini juga tidak terlalu jauh. "Untuk itu, pemerintah daerah sesuai dengan instruksi Bupati Kukar, Edi Damansyah memerintahkan untuk menggratiskan biaya listrik, air dan sewa. Minimal selama 6 bulan ke depan, hanya untuk masalah kebersihan ini bisa mereka kelola sendiri," pungkasnya.
Sementara itu, di lokasi pasar sementara yang berada di Lapangan Pemuda, Kelurahan Sukarame sudah ada terlihat beberapa pedagang berdatangan. Meskipun diantaranya masih belum membawa barang dagangannya.
"Masih kita benahi untuk beberapa pintu dari lapak yang disediakan. Misalnya menambahkan pegangan ataupun kunci pintu. Relokasinya kan paling lambat tanggal 8 Maret mendatang, jadi masih ada waktu," kata Rio salah seorang pedagang.
Editor: Maruly Z