Kenaikan harga TBS periode ini menurut Muzakkir disebabkan oleh terjadinya kenaikkan harga jual CPO dan Kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data. Untuk CPO tertimbang dikenakan Rp11.406,43 sementara harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp 5.468,30 per kg dengan indeks K sebesar 87,13 persen.
Muzakkir juga merincikan harga periode 15-29 Februari 2024 yakni untuk TBS yang dipanen dari pohon umur 3 tahun dengan harga Rp2.125,26 per kg. “Di umur 4 tahun diharga Rp2.270,54 per kg, umur 5 tahun seharga Rp2.280,67 per kg. Selanjutnya umur 6 tahun Rp 2.304,36 per kg,” sebutnya dikutip Diskominfo Kaltim
Berikutnya di umur 7 tahun Rp 2.317,67 per kg, umur 8 tahun Rp 2.335,52 per kg dan umur 9 tahun seharga Rp 2.381,82 per kg. Menurutnya, daftar harga TBS sawit di atas, merupakan standar harga bagi petani yang sudah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma.
Adanya kerja sama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS) diharapkan harga TBS petani sudah sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerjasama ini hendaknya dapat terwujud.
Editor: Maruly Z