Maradona menyampaikan, kenaikan harga beras di pasaran saat ini adalah beras lokal atau beras premium saja, untuk beras medium masih bisa dipastikan harganya tetap normal. "Jadi kalau beras premium naik, sementara yang dijual Bulog adalah beras SPHP atau beras medium," ucap Maradona, Kamis (29/2/2024).
Dalam strategi pendistribusian tersebut pihaknya bekerja sama dengan pemerintah kota serta pemerintah provinsi berkolaborasi melaksanakan operasi pasar murah. "Seperti kemarin yang kami lakukan di Pasar Segiri untuk memberikan kabar bahwa pemerintah masih memiliki stok beras yang banyak," ujarnya.
Dengan menyediakan sekitar 21 ton beras yang dijual kepada masyarakat dengan harga yang relatif terjangkau. Selain itu juga pihaknya bersama pemerintah kota akan melakukan operasi pasar di 59 titik kelurahan di Samarinda.
"Jadi beras yang kita sediakan di pasar ini guna mensasar masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah, dan tidak termasuk beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)," katanya
Sementara untuk CPP itu dia menerangkan, tiap bulannya pihaknya terus memproses sekitar 739 ton gratis yang disalurkan kepada masyarakat dengan ekonomi rendah. Lebih lanjut, terkait stok yang tersedia di gudang Bulog, Maradona mengaku masih aman karena ada sekitar 2 ribu ton yang tersedia.
"Stok beras kita ini sebenarnya masih cukup karena ada sekitar 2,5 ribu ton untuk kebutuhan masyarakat Kota Samarinda dan 5 wilayah kerja Bulog masih cukup sampai bulan Mei," jelasnya.
Editor: Maruly Z