Ditangan dara lulusan S1 Program Studi (Prodi) Pengelola Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda ini, ikan teri sungai mampu diolah menjadi makanan yang lezat, baik sebagai cemilan maupun sebagai lauk mengkonsumsinya bersama nasi.
Kepada korankaltim.com, Fidela menjelaskan populasi ikan teri air tawar baik yang ada di sungai dan danau-danau di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) jumlahnya cukup banyak.
Selama ini, masyarakat menurutnya belum begitu tertarik untuk menjadikannya sebagai makanan andalan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
“Lengkapnya nutrisi dari ikan teri adalah wajar, karena dalam mengkonsumsinya mulai kepala sampai ekor tidak ada yang terbuang,” katanya kepada korankaltim.com, Senin (12/2/2024).
Fidela mengungkapkan, ikan teri tawar maupun ikan teri laut memiliki kandungan nutrisi yang tidak jauh berbeda meskipun perlu penelitian lebih lanjut.
Adapun kandungan kaya manfaat yang dimiliki ikan teri yaitu protein, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, karbohidrat, lemak, tembaga , zinch, vitamin A, karoten, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3 dan omega 3.
Dengan kandungan yang sangat lengkap tentunya apabila dikonsumsi oleh ibu hamil akan sangat membantu pertumbuhan janin dan melahirkan bayi yang sehat, begitu pula jika dikonsumsi anak-anak, maka akan mencegah gizi buruk. “Dengan demikian menjadi salah satu alternative dalam mengatasi stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ungkapnya.
Selain menyehatkan, olahan pangan yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan diberi nama ‘Teri Sungai’ olahan Fidela sangat enak dijadikan cemilan karena rasanya yang gurih dan renyah, apalagi dikemas dengan higienis, menarik serta disukai oleh semua lapisan masyarakat, mulai anak-anak hingga dewasa.
“Diharapkan ini semakin menumbuhkan ekonomi kreatif dalam memperkaya aneka makanan dan oleh-oleh khas Kutai Kartanegara bagi wisatawan yang berkunjung di Bumi Etam. Kalau Samarinda ada amplang, di Kukar sini ada Teri Sungai, dan kemarin menjadi bekal untuk jemaah umroh, karena memang pas di makan walaupun hanya dengan nasi pas di Tanah Suci sana kan,” demikian Fidela.
Editor: Maruly Z