Pemilik kafe Vespapora, Aidil menceritakan awal mula membangun bisnis kafe miliknya tersebut. Menurut pria berusia 26 tahun itu, kafenya kini selalu ramai pengunjung lantaran memiliki view atau pemandangan indah langsung menghadap ke Sungai Mahakam.
Dikatakannya, awal mula membangun kafe yang didirikan sejak November 2022 lalu itu sempat membuatnya pesimis lantaran usaha kafe sebelumnya yang ia bangun di Samarinda sempat sepi pengunjung. "Kebetulan waktu itu lagi ada pandemi Covid-19 jadi semua orang dilarang untuk berkumpul dulu," kata Aidil kepada korankaltim.com.
Namun, perlahan ternyata kafe Vespaporia ini jelasnya mampu menarik minat banyak pengunjung. Tempat usaha yang ia bangun bersama adiknya itu ia nilai sangat strategis. Selain menjadi tempat nongkrongnya masyarakat Mahulu, Vespapora juga tak jarang dipakai oleh instansi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) untuk tempat pertemuan yang memerlukan ruangan out door, seperti baru-baru ini, Bawaslu Mahulu menggelar Rakor Sentra Gakkumdu di kafe milikinya.
Dia menjelaskan, biaya membuat bangunan kafe yang hampir menghabiskan anggaran Rp200 juta itu akhirnya bisa dinikmati orang-orang Mahulu. Untuk bahan makanan maupun minuman di kafenya terkadang masih dikirim langsung dari Samarinda dengan ongkos kirim Rp350 ribu jika ditambah upah buruh yang mengangkut.
Meski dirinya mengaku sempat pesimis membangun usaha kafe tersebut, namun kembali lagi dia berpikir untuk bangkit dan percaya. "Jangan takut, mulai saja dulu," ucapnya seraya berpesan kepada pemuda pemudi Mahulu supaya bisa memotivasi dalam membangun usaha sebagaimana dirinya yang berencana dalam waktu dekat ini akan menyediakan sarana hiburan live musik di depan kafenya itu.
Editor: Maruly Zainuddin