Bahkan, rencana untuk melakukan rekonstruksi atau membangun ulang pasar juga dipastikan akan dilakukan pada awal 2024.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, hampir semua pedagang sudah didatangi untuk melakukan sosialisasi secara door to door terkait rencana Pemkot tersebut.
“Kita sampaikan ketika mengurus surat keterangan tempat usaha berdagang, nah kita beri tahu. Jadi door to door ini sifatnya waktu mereka datang, kita sampaikan kalau ada renacana ini,” kata Marnabas, Kamis (14/9/2023).
Marnabas mengaku, eks Bandara Temindung sudah dilirik Wali Kota Samarinda Andi Harun sebagai lokasi untuk relokasi para pedagang. Meski sejumlah pedagang jelas Marnabas meminta agar mereka di relokasi ke lokasi peti kemas pelabuhan yang tidak jauh dari pasar.
“Itu (lokasi peti kemas) miliknya Pelindo, nantilah kita dekati mereka, saya juga sudah bilang, silahkan kalau mau memberikan usulan. Tapi kalau usulan itu disampaikan ke media, bagaimana saya mau menjawab, harusnya usulan diberikan ke saya,” terangnya.
Ia meminta para pedagang bisa mengambil sisi positif dari rencana ini, sebab Pemkot Samarinda tengah berupaya mencarikan tempat dan mempercepat rekonstruksinya. Beberapa perwakilan pedagang yang juga akan diminta untuk duduk Bersama agar sama-sama mencarikan solusi terkait usulan dan protes yang dilayangkan pedagang.
”Kita tunggu tempatnya fix (pasti) dulu, kalau belum fix bagaimana?. Kalau rencananya ya sudah ada, syukur-syukur November sudah clear dan aman, kalau sudah kan bisa langsung pindah dan pada Desember (pasar) bisa mulai kita runtuhkan,” tegasnya.
Diakui Marnabas, rencana rekonstruksi Pasar Pagi memang dari aduan sebagian pedagang yang datang langsung ke Wali Kota Samarinda.
“Banyak juga warga yang datang ke Wali Kota Samarinda, mereka menanyakan terkait bagaimana pasarnya. Mereka juga bilang pasar mereka sudah kumuh dan tidak layak karena dibangunnya pada tahun 1960-an, tapi banyak yang kosong di atas itu, karena memang tidak ada orang yang mau ke situ,” tegasnya.
Editor: Maruly Zainuddin