Para pedagang ikan di Pasar Klandasan Balikpapan misalnya yang sudah sejak Juni lalu kekurangan stok ikan. Kondisi ini berdampak pada naiknya harga ikan yang dijual dipasaran.
Harga ikan tongkol misalnya, semula saat pasokan aman dijual Rp25 ribu per kg, namun kini naik menjadi Rp35 ribu per kg. Ikan kakap yang semula dijual Rp75 ribu per kg kini menjadi Rp90 ribu per kg.
"Sudah dari bulan Juni ini sulit kami dapat ikan. Karena gelombang juga tinggi ini, jadi nelayan sulit melaut,"kata Roy, salah seorang pedagang ikan, Minggu (27/8/2023).
Rata-rata kenaikan harga ikan sebesar Rp7-10 per kg. Hal itu akibat semakin menipisnya stok ikan yang dijual para pedagang karena minimnya pasokan yang masuk dari para nelayan saat ini. Selain harga ikan, kenaikan harga juga terjadi pada udang yang cukup signifikan.
Harga udang yang semula dijual senilai Rp85 ribu per kg kini menjadi Rp100 ribu per kg. "Udang juga naik ini, karena sulit juga mau melaut dengan cuaca kayaknya ini. Angin Selatan kan ini sekarang," lanjut Roy.
Selain Roy, pedagang lainnya Kiki turut mengungkapkan hal yang sama. Saat ini ia mengaku kesulitan mendapatkan pasokan ikan karena tingginya gelombang laut. Situasi itu pun akhirnya berdampak pada naiknya harga ikan yang dijual dipasaran.
Menurut Kiki, pada musim angin Selatan saat ini diakuinya akan banyak nelayan yang memilih untuk berhenti sementara untuk melaut. Terutama nelayan dengan kapal kecil. Selain tingginya gelombang disertai angin kencang, biasanya membuat hasil tangkap para nelayan juga menurutnya tidak maksimal.
"Suami saya kan melaut, jadi ini kan dekat-dekat sini aja melaut gak berani jauh karena kencang angin," ungkap Kiki.
Editor: Maruly Zainuddin