Meski ada, para pedagang pun harus antre sejak subuh dengan pembelian yang mulai dibatasi. Salah satunya Maryanto, pedagang keliling yang terbiasa mangkal di kawasan Pasar Baru, Balikpapan Kota.
Dia mengatakan, pembelian gas elpiji 3 Kg di pangkalan langganannya saat ini terbatas. Jatah setiap warga dikurangi dari jumlah biasanya. "Biasanya saya ambil 3 sampai 4 tabung, sekarang cuma 2 aja seminggunya. Kurangnya biasa saya ambil dari eceran," kata Maryanto.
Untuk berjualan, Maryanto biasanya membutuhkan 3 - 4 tabung setiap minggunya. Untuk mengakali kekurangannya, biasanya dia membeli di eceran dengan harga yang jauh lebih tinggi. "Kalau di eceran itu bisa sampai Rp40 ribu per tabung, itu pun sulit sekali dapatnya," ungkapnya.
Hal yang sama diutarakan pedagang nasi goreng di Jalan MT Haryono tepatnya di kawasan Dam, Maykel Geovani Pratama yang mengaku saat ini ia harus mengantre untuk mendapatkan satu tabung gas elpiji 3 Kg. Sebelum antre, biasanya Maykel lebih dulu mendaftar lewat grup RT di lingkungannya.
"Harus antre sekarang, kalau lewat ya kehabisan pasti gasnya," kata Maykel kepada korankaltim.com, Jumat (7/7/2023).
Biasanya, untuk mendapatkan satu tabung gas elpiji ukuran 3 Kg Maykel harus ikut antrean sejak pukul 05.00 WITA di pangkalan dekat rumahnya. Antrean itu dilakukan hanya satu jam. Pasalnya, banyak warga yang sudah berbaris untuk mendapatkan elpiji yang stoknya juga terbatas ditiap pangkalan. "Sudah antre dari jam 5 pagi. Kita juga disuruh bawa KTP," imbuhnya.
Menurutnya, kesulitan mendapatkan elpiji 3 Kg telah dirasakan sejak sepekan terakhir. Bahkan, terkadang ia harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan satu tabung gas melon ini. "Kalau dieceran itu lebih mahal, kadang ada yang sampai Rp45 ribu per tabungnya," lanjut Maykel.
Kesal dengan kondisi itu, Maykel pun memilih beralih ke tabung gas yang lebih besar dengan ukuran 5,5 Kg. Pasalnya, ia membutuhkan setidaknya 1 tabung gas per harinya untuk berjualan nasi goreng di pinggiran jalan MT Haryono.
Para pedagang berharap, kondisi ini dapat segera diatasi pemerintah. Pasalnya, pedagang kecil sangat membutuhkan tabung gas ukuran 3 Kg untuk berjualan karena lebih murah dan terjangkau.
Editor: Maruly Zainuddin