Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, ekonomi di Kaltim pada Triwulan I tahun 2023 terhadap Triwulan I tahun 2022 lalu mengalami pertumbuhan sebesar 6,95 persen.
“Dari sisi produksi, lapangan usaha pengadaan listrik dan gas mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 19,57 persen,” ujar Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana Nababan melalui rilis kepada media ini Jumat (5/5/2023).
Sedangkan dari sisi pengeluaran komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tetringgi sebesar 11,77 persen.
Ekonomi Kaltim Triwulan I tahun 2023 terhadap Triwulan sebelumnya terkontraksi sebesar 1,28 persen. Dari sisi produksi penurunan disebabkan oleh kontraksi yang terjadi dibeberapa lapangan usaha.
“Lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam yaitu lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 8,22 persen,” sebut Yusniar.
Sementara dari sisi pengeluaran, penurunan disebabkan oleh kontraksi yang terjadi pada sebagian besar komponen pengeluaran.
Komponen dengan kontraksi terdalam adalah komponen pengeluaran konsumen pemerintahan sebesar 62,46 persen. “Pertumbuhan ekonomi Triwulan I tahun 2023 dari tahun ke tahun menujukkan tren positif disemua provinsi di Pulau Kalimantan,” bebernya.
Provinsi Kaltim merupakan kontributor tetringgi pada penyusunan nilai tambah regional Pulau Kalimantan, yaitu sebesar 51,22 persen.
Editor: Aspian Nur