Meski begitu Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kaltim, Ricky P Gozali mengatakan angka tersebut cenderung melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. “Pada Triwulan III tahun 2022, pertumbuhannya sebesar 33,71 persen,” singkat Ricky.
Capaian kredit di Kaltim dikatakan Ricky, melebihi capaian penyaluran kredit nasional yang tumbuh di angka 9,65 persen. Melihat dari komponen pembentuknya, kredit konsumsi mengalami pertumbuhan sebesar 8,52 persen, naik dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 6,78 persen.
Selain itu untuk kredit investasi mengalami pertumbuhan positif sebesar 10,37 persen, melambat dibanding Triwulan III tahun 2022 yang tumbuh 36,90 persen.
“Untuk kredit modal kerja, tumbuh sebesar 4,11persen. Angka tersebut melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 48,41 persen,” sambung Ricky.
Pertumbuhan positif pada ketiga jenis kredit tersebut dibarengi dengan membaiknya tingkat risiko kredit dari ketiganya. Ricky menyebut hal ini menunjukan indikasi bahwa sistem keuangan di Kaltim masih relatif terjaga, seiring dengan membaiknya perekonomian Kaltim.
Editor: Koran Kaltim