"Untuk sekarang masih belum dapat laporan perkembangan dari BPD Kaltimtara," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kalimantan Timur Muhammad Sa'duddin kepada Korankaltim.com Minggu (15/1/2023) hari ini.
Desember 2022 lalu mereka sudah mendistribusikan keseluruhan anggaran ke BPD melalui rekening perantara yang kemudian dari rekening perantara tersebut akan ditindaklanjuti untuk disalurkan ke masing-masing rekening penerima.
Dari BPD Kaltimtara sejatinya memiliki beban yang cukup berat, karena selain menyalurkan bantuan dari provinsi juga bersamaan menyalutkan yang dari masing-masing kabupaten kota tetapi dengan penerima yang berbeda. "Tapi sekarang lagi berproses terus," papar Sa’duddin.
Ada Peraturan Gubernur (Pergub) yang memberikan kelonggaran untuk pendistribusian ini yaitu waktu sekitar enam bulan untuk mendistribusikan bantuan ke penerima. Namun Disperindagkop mengusahakan Februari bulan depan seluruh bantuan sudah selesaikan dibagikan.
"Akhir Januari ini ada rakor (rapat koordinasi) dengan BPD lagi untuk tahu progresnya sudah sampai mana," paparnya.
Penerima Bantuan kepada UMKM Terdampak Inflasi di Kalimantan Timur Tahun 2022:
1. Berau - 4.000
2. Kutai Barat - 1.054
3. Kutai Kartanegara - 11.810
4. Kutai Timur - 3.000
5. Penajam Paser Utara - 5.000
6. Paser - 7.061
7. Mahakam Ulu - 50
8. Balikpapan - 4.500
9. Bontang - 5.000
10. Samarinda - 10.000
Total se-Kaltim: 51.475
Penulis: */Faishal Ays
Editor: Aspian Nur