Seorang pedagang Alis menyatakan, harga cabai merah usai Nataru melonjak naik hingga Kamis (05/01/2023) sebesar Rp120 ribu perkilogram yang sebelumnya harga cabai merah hanya Rp80 ribu perkilogram.
Ia menjelaskan, hal ini juga memengaruhi harga komoditas pangan lainnya seperti sayur-mayur yang harganya ikut melonjak naik setelah Nataru 2022. "Bahkan sebelum Tahun Baru sempat harga cabai naik hingga Rp 150 ribu perkilo, tapi sekarang sudah mulai turun,"ujar Alis.
Harga pangan pokok lainnya yang melonjak tinggi setelah Nataru 2022 yakni Ayam potong. Salah satu pedagang yang telah lama berdagang ayam di pasar Adji Dilayas, Arif, mengatakan hingga pertengahan pekan pertama Januari 2023 harga ayam potong berkisar di harga Rp43 ribu perkilogean dengan harga sebelumnya Rp20 ribu saja perkilogram.
"Bahkan sekarang stock ayam potong yang dijual ukuran kecil dan penjualan ayam turun dari hari normal biasanya,"ujar Arif.
Ia menjelaskan, hal ini dipengaruhi stock ayam potong lokal dari pemasok kosong sebelum Nataru. Serta tingginya permintaan sebelum Nataru menjadi salah satu penyebab kenaikan harga.
Namun demikian, melihat kondisi cuaca yang masih cukup ekstrim di beberapa daerah menjadi penyebab pamasok bahan pangan ke Kabupaten Berau masih belum stabil. Mengingat rata-rata pemasok para pedagang seperti cabai berasal dari luar Kabupaten Berau.
"Kenaikan harga seperti ini sangat berpengaruh terhadap pendapatan pedagang seperti kami dan kondisi kami harapkan segera normal kembali,"tandasnya.
Penulis: Indri
Editor: Rusdi