Area Manager Communication & CSR Regional Kalimantan, Susanto August Satria mengatakan, Pertamina telah menjalin komunikasi dengan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas pada 5 Juli 2022 lalu terkait rencana perwujudan program Fuel Card 2.0 atau kartu kendali.
"Sebanyak enam SPBU siap melakukan implementasi pelayanan BBM solar subsidi dengan menggunakan Fuel Card 2.0," kata Satria kepada Korankaltim.com, Senin (29/8/2022).
Pertamina, lanjut Satria, terus menjalin hubungan intensif dengan pemerintah dan seluruh dinas terkait demi realisasi program Fuel Card 2.0 agar dapat segera terwujud. Diharapkan penerapan kartu kendali dapat menjaga distribusi solar subsidi kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Semoga melalui program Fuel Card 2.0, BBM solar subsidi dapat disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan," harapnya.
Dijelaskan, untuk kondisi penyaluran solar di Berau sudah melebihi kuota yang ditetapkan yakni lebih dari 12 persen. Di mana kuota berjalan Januari hingga 14 Agustus hanya 12.285 KL. "Sedangkan realisasinya mencapai 13.811 KL, sudah 12 persen melebihi kuota," sebutnya.
Untuk itu, Pertamina mengajak masyarakat mampu untuk bijak menggunakan BBM subsidi dengan beralih mengkonsumsi bahan bakar dengan RON minimal 92.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menimbun atau meniagakan lagi BBM subsidi karena termasuk tindak pidana yang dapat diberikan sanksi oleh aparat berwajib," tegas Satria.
Sebelumnya Fuel Card 2.0 berhasil diaplikasikan di kabupaten/ kota lain seperti Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, Balikpapan hingga Bontang.
Penulis: Hendra
Editor: Maruly Zainuddin