Diketahui lewat sebuah video pendek yang beredar di media sosial, antrean panjang justru dilakukan orangtua dan remaja bahkan ada ibu-ibu membawa anaknya yang terlihat di video itu bermain disaat orangtua mereka mengantre.
Aksi dorong antara pria dan wanita terlihat pula di video tersebut yang belakangan diketahui sedang antre untuk mendapatkan kupon BBM jenis solar.
Tak terlihat ada petugas berjaga di lokasi SPBU membuat tidak ada yang mengatur dan saling berdesak-desakan, demi nomor antrean untuk mendapatkan BBM jenis solar tersebut.
Kepada Korankaltim.com, Area Manager Communication dan CSR Pertamina Regional Kalimantan Susanto August Satria Kamis (31/3/2022) sore tadi menjelaskan mereka sudah memberikan teguran kepada pihak pengawas SPBU terkait sistem pembagian kupon antrean.
"Kami sudah menegur pihak pengawas dan kami berharap mereka (SPBU) bisa mengikuti instruksi yang telah diberikan, jangan sampai kejadian serupa terjadi," kata August singkat.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur