Rencana Strategis (Renstra) Disdag Samarinda mengusulan kelanjutan pembangunan Pasar Baqa sudah diajukan namun menurut Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda, kelanjutan pembangunan Pasar Baqa belum dapat dimungkinkan terlaksana pada 2022.
"Karena di 2022 ini ada dua kegiatan yaitu pembangunan Pasar Dayak dan Pasar Modern," jelas Irwan kepada korankaltim.com Senin (9/8/2021) hari ini. Irwan juga memberikan informasi pasca tinjauan lapangan yang dilakukan Wali Kota Samarinda H Andi Harun ke proyek Pasar Baqa beberapa waktu lalu diarahkan untuk dapat dilanjutkan.
"Pak Wali langsung yang pada saat tinjauan meminta untuk pembangunannya dilanjutkan, namun saya rasa untuk tahun ini dan tahun depan masih belum memungkinkan," sebut Irwan.
Disinggung mengenai spesifikasi awal dalam rencana pembangunan Pasar Baqa, Irwan juga masih belum mengetahui hal itu sebab desain pembangunan pusat perbelanjaan tradisional itu ada pada Dinas Pasar yang saat ini telah dilebur ke Disdag Samarinda.
"Saya juga belum melihat sama sekali bagaimana bentuk desain awalnya," ungkap Irwan. Pantauan korankaltim.com di lokasi pembangunan Pasar Baqa, proyek yang mangkrak itu dipenuhi ilalang dan tepat di depan proyek berdiri lapak pedagang di tepi jalan.
Penulis : */Claudius Vico
Editor: Aspian Nur