BTS Meal merupakan kolaborasi terbaru antara boygroup asal Korea dibawah asuhan Big Hit Music, BTS, dengan McD yang mana dari kolaborasi BTS dengan McD ini dirilis paket makanan bertema BTS yang rencananya hanya hadir di 50 negara, salah satunya Indonesia.
Imbasnya, hampir di seluruh gerai McD di Tanah Air diserbu ojek online (ojol), termasuk di Samarinda. Atas orderan atau pesanan dari ARMY, fans BTS, para ojol pun berkerumun di dua gerai McD di Kota Tepian yaitu di Mal SCP Jalan Pulau Irian dan di Jalan S Parman (eks Jalan Ruhuy Rahayu).
Kalau di Mal SCP para pengguna jalan tak terganggu kemacetan karena gerai ada di dalam pusat perbelanjaan tersebut, lain halnya dengan di Jalan S Parman. Sisi kiri arah menuju pintu masuk McD terjadi kemacetan panjang yang disebabkan antrean mobil dan motor sejak pukul 11.00 WITA siang hari tadi.
Dilansir dari Instagram McD, pembeli memang harus cepat dan cermat ketika membeli produk BTS Meal, yaitu dengan cara memesannya melalui drive thru, McDelivery, GrabFood, GoFood dan ShopeeFood mulai jam sebelas tadi.
Praktis, ojol memenuhi gerai McD di bagian dalam sementara kendaraan roda empat antre di drive thru. Harga BTS Meal yang terjangkau: mulai dari Rp40 ribuan membuat produk ini langsung diserbu karena mereka bisa makan enak sekaligus bisa menghemat di awal bulan.
Kondisi ini membuat sebagian warga yang melintas di Jalan S Parman pun mengeluh karena macet. “Saya kira ada apa ternyata ada promo di McD. Macet panjang gara-gara ini aja,” ujar Rahma, warga Jalan Perjuangan kepada korankaltim.com siang tadi.
Icha, ojol yang antre di gerai McD S Parman mengaku dirinya bersama rekan-rekan ojol lainnya mendapat orderan dari masyarakat Kota Tepian sejak pagi. “Kami dapat orderan hampir secara serentak, makanya rame ojol di sini (McD). Karena datang hampir sama-sama ya akhirnya kami harus antre lama untuk mendapatkan pesanan sesuai keinginan yang order,” kata Icha.
kerumunan tak terhindarkan karena ramainya ojol yang mengantre. Namun hingga berita ini diturunkan tidak ada pembubaran oleh aparat untuk kerumunan tersebut yang berpotensi menyebarkan Covid-19. Hal ini berbeda dengan di Jakarta, Bandung dan Makassar yang mana Satgas Covid-19 setempat langsung beraksi membubarkan ojol dan warga yang antrea di gerai McD.
Editor: Aspian Nur