Beratnya Usaha Online di Mahulu
1 menit baca626 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, MAHAKAM ULU - Menjalankan usaha secara daring atau online, menjadi salah satu pilihan guna tetap bisa produktif di masa pandemi Covid-19.
Tapi, ternyata solusi tak datang sendiri. Dia membonceng juga kendala. Yang paling menjadi momok adalah gangguan terhadap jaringan seluler maupun internet.
Apalagi, bagi mereka yang tinggal di kawasan yang akses internetnya belum stabil, seperti di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Di kabupaten termuda di Kalimantan Timur (Kaltim) ini, kendala jaringan baik seluler maupun internet berbasis kabel maupun fiber seperti hal umum. Hal ini, membikin pedagang online kerap kali kalang kabut menjalankan usahanya.
Siti Hadijah, satu diantaranya. Ia yang memusatkan kegiatan usaha di Kecamatan Long Bagun, mengaku sudah berjualan online sejak 2019 silam.
"Kendalanya jualan online di Mahulu ini yang utama itu jaringan yaa. Jaringan di Mahulu ini terkadang stabil terkadang juga gak ada, suka gangguan gitu jaringannya,"ucap Siti kepada korankaltim.com, Jum'at (12/3/2021).
Kendala jaringan disebut Siti kerap kali bikin ia merugi. Lantaran, produk yang dijajakannya seeperti kue ulang tahun, perabotan rumah dan pakaian, harus dipesan dahulu sebelum akhirnya diperjualbelikan.
Musabab jaringan datang dan pergi. Tak jarang, Siti harus rela pesanan dibatalkan calon pembeli.
"Dulu sempat beberapa kali customer batal pesan orderan, karna kami gak bisa respons, gimana mau respon pelanggan kalau jaringannya tiba-tiba hilang,"ungkap Siti.
Untuk itu, ia berharap pemerintah segera melakukan upaya agar jaringan seluler maupun internet di Mahulu menjasi stabil, sehingga memudahkan masyarakat maupun pelaku usaha online mudah dalam melakukan interaksi.
"Sebisa mungkin jaringannya diperbaiki lagi agar stabil, soalnya ini jadi salah satu kendala kita dalam menjalankan usaha online, dan masyarakat juga mudah dalam melakukan interaksi," harapnya.[]
Penulis : */Rendi Rifaldy
Editor : Rusdi










