"Pemberitahuannya ke bupati sudah dilakukan dengan surat Pak Wagub (Wakil Gubernur) tertanggal 15 Februari 2021 kemarin. Kukar mendapatkan Bankeu Rp120 miliar, tepatnya Rp120.100 miliar," kata Sarkowi yang juga anggota Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Kaltim ini.
Anggaran tersebut terdiri dari 249 program yang tersebar di wilayah Kukar. Alokasi anggaran yang lumayan besar disebutkan untuk pembangunan Jalan Lamin Pulut - Lamin Telihan Sampai Perbatasan Kutai Barat senilai Rp22,5 miliar, disusul lanjutan pembangunan pelabuhan umum Muara Badak Ilir Tahap II Rp18 miliar, lanjutan peningkatan jalan menuju Senoni Rp12,5 miliar dan peningkatan jalan Darma RT 6 Dusun Selatan Desa Tanah Datar Muara Badak. Selebihnya jalan jalan lingkungan dan program program yang memang diusulkan oleh Pemkab Kukar ke Provinsi.
"Banyak juga usulan-usulan Rp200 juta ke bawah yang biasanya juga diusulkan warga ke para anggota DPRD Provinsi saat reses reses," ungkap Sarkowi.
Sarkowi mengharapkan pada anggaran berikutnya juga bisa ada peningkatan Bankeu ke Kukar. Hal itu tentu tidak terlepas dari proaktif pemerintahan di Kukar termasuk juga proaktif pihak pemerintah desa atau kelurahan, dan kecamatan.
"Selain itu tentu peran aktif dari para anggota Dewan Provinsi Dapil Kukar dalam membahas dan memperjuangkan usulan-usulan masyarakat. APBD itu kan disahkan DPRD," kata sarkowi sambil menyampaikan perwakilan di DPRD Provinsi dari Dapil Kukar Samsun, Baharudin Demmu, Ali Hamdi, Seno Aji, Reza Pahlevi, Rima Hartati, Ely Hartati, Haji Syahrun, Salehudin, Puji Hartadi dan Sarkowi V Zahry sendiri.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur