"Memang dengan adanya pandemi Covid-19 ini membuat seluruh aktivitas berubah, sehingga tidak sedikit orang yang merasa jenuh dan sangat membutuhkan hiburan. Salah satunya sarana yang dapat menghibur diri ialah sektor wisata," ucap Fadly Imawan. Senin (7/12).
Ia menilai, besarnya minat pengunjung yang datang ke Gunung Boga merupakan kebanggaan untuk Kabupaten Paser. Ia berharap wisata Gunung Boga tetap bisa bertahan dan berkembang.
Berkaitan dengan ikut sertanya Gunung Boga dalam API Award 2020, maka ia meminta seluruh masyarakat Paser untuk mendukung polling Gunung Boga sebagai wisata terpopuler 2020 dalam ajang API Award 2020 dengan cara mengirimkan dukungan melalui SMS dengan format "API 10D " kemudian kirim SMS ke nomor 99389.
"Bukan sekedar nominal hadiah dan penghargaan saja yang bisa diraih jika Gunung Boga menjadi juara, tapi akan ada efek domino yang baik untuk Paser.Mari sama-sama perjuangkan, supaya Gunung Boga bisa menjadi wisata terbaik tingkat nasional," paparnya.
Namun demikian, ia mengatakan, sampai saat ini masih terdapat kendala dalam mengupayakan pengembangan sektor wisata di Paser. Salah satunya infrastruktur jalan. Untuk itu ia meminta kepada pemerintah agar mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur jalan sampai ke desa. Terutama untuk akses jalan menuju desa Luan, Kecamatan Muara Samu.
"Kendala jalan masih menjadi hambatan untuk mengembangkan sektor wisata. Kami harap ke depan pemerintah bisa lebih memperhatikan kondisi jalan di Paser terutama akses jalan menuju sektor wisata," jelasnya.
Berkaitan dengan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19. Ia tidak menginginkan adanya klaster baru dari sektor wisata. Untuk itu ia menekankan kepada seluruh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk mensosialisasikan dan mewajibkan kepada setiap pengunjung untuk melaksanakan tertib protokol kesehatan.
"Jangan sampai ada klaster baru dari sektor wisata. Untuk itu kami meminta kepada Pokdarwis agat lebih menekankan lagi terkait dengan penerapan protokol kesehatan," ungkapnya.
Ia juga meminta kepada Pokdarwis Gunung Boga agar memiliki kiat kreatif untuk menerapkan secara tegas terkait dengan protokol kesehatan. (adv)
enulis : Dwi cahyo
Editor : Bambang Irawan