Ia menyampaikan bahwa komisi 3 DPRD Paser memiliki tugas untuk melaksanakan pembangunan di wilayah Kabupaten Paser. Hingga saat ini setiap upaya pembangunan masih berada di dalam pengawasan komisi 3 DPRD Paser.
"Kami di komisi III DPRD Paser akan berkomitmen mengawal terus pembangunan infrastruktur, baik itu jalan, jembatan serta fasilitas umum. Terlebih lagi di desa-desa terpencil yang menjadi urat nadi perekonomian daerah," ucap Edwin Santoso, Selasa (17/11/2020).
Ia mengakui bahwa hingga saat ini permasalah Infrastrukur dan akses jalan menuju ke beberapa desa dan kecamatan di kebupaten Paser selalu menjadi permasalah yang ramai dibincangkan. Terlebih lagi akses jalan utama yang menghubungkan Kerang-Tanjung Harapan. Namun demikian perlu diketahui bahwasannya pemerintah Kabupaten Paser telah melakukan perbaikan di akses jalan tersebut, meskipun belum bisa dilakukan secara keseluruhan.
"Jalan utama yang menghubungkan Kerang-Tanjung Harapan ini sudah ditangani, meskipun belum secara keseluruhan. Di tahun 2020 ini empat desa yang berada di kecamatan Batu Engau yaitu Desa kerang, Desa Tempakan, Desa Mengkudu dan Desa Lomu sudah dilakukan perbaikan di spot - spot jalan yang sangat parah untuk di lewati. Perbaikan dengan menggunakan sistem semenisasi(rigit ) dan semua sesuai permintaan masyarakat setempat" jelasnya.
Ia berharap masyarakat juga turut serta untuk melakukan pengawasan terhadap setiap program pembangunan daerah. "Berikan informasi yang akurat, sehingga pelaksanaan pembangunan bisa dilakukan dengan baik dan menyentuh pada kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (ADV).
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan