Usai peninjauan lokasi tersebut Fadly Imawan menyampaikan jika lokasi tersebut terendam banjir pada saat hujan turun cukup deras, hal itu diduga dikarenakan sungai kecil yang berfungsi mengarahkan air langsung ke sungai kandilo sudah mengalami pendangkalan.
"Dari warga disekitar lokasi tadi bilang kalau saluran irigasi yang sudah dibuat itu dulunya sungai kecil yang bisa mengarahkan air dari kawasan pemukiman langsung ke Sungai kandilo. Sekarang sungai kecil ini setelah dijadikan irigasi dan di beton ternyata mengalami pendangkalan. Jadi kalau sudah hujan cukup deras, daerah disekitar Gang Persawahan terendam air," jelas H Fadly Imawan.
Berkaitan dengan hal tersebut ia mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser bisa bertindak cepat untuk menanggapi setiap keluhan masyarakat. Termasuk untuk permasalahan Banjir.
"Yang jelas kita disini sama-sama berjuang untuk membawa aspirasi masyarakat. Jangan sampai masyarakat mengeluh terlalu lama," ujarnya.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Paser Edwin santoso mengapresiasi upaya warga sekitar yang telah secara swadaya mencoba melakukan pembersihan di sekitar saluran irigasi tersebut.
"Warga sekitar sudah berupaya secara swadaya untuk membersihkan sekitar irigasi. Tapi belum bisa untuk mencapai pinggir Sungai Kandilo. Semoga saja kedepan kami bisa membawa aspirasi masyarakat ini supaya bisa segera diperbaiki," ucap Edwin mengakhiri. (adv).
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Desman Minang