"Pihak pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19. Sampai pada upaya pemotongan anggaran seluruh instansi bahkan DPRD Paser hingga mencapai 50 persen," kata Fadly Imawan, Rabu (22/4/2020).
Sementara baru beberapa perusahaan yang berpartisipasi membantu pemerintah dalam upaya tersebut. "Covid-19 telah menjadi pandemik global," lanjutnya.
DPRD Paser juga mengkritisi pembangunan ruang isolasi di Kecamatan Batu Sopang. Menurutnya, ruang isolasi yang dibangun melalui anggaran CSR akan lebih termanfaatkan jika berada di Tanah Grogot.
"Tidak masalah pembangunan ruang isolasi di Kecamatan Batu Sopang, tapi perlu juga dibangunkan melalui anggaran CSR di Tanah Grogot. Dengan pertimbangan jumlah tenaga medis dan jumlah ODP per kecamatan," paparnya.
Sementara anggota DPRD Paser, Hamransyah menilai CSR bisa diperuntukkan membantu masyarakat yang tak hanya di ring satu perusahaan.
"Ini wabah dunia, sebaiknya CSR bisa difungsikan untuk membantu permasalahan, terkhusus Kabupaten Paser," timpalnya. (adv)
Penulis: Dwi Cahyo
Editor: Hendra