"Saya dampingi Desa Sumber Sari dalam rangka menjadi tiga terbaik nasional Desa Cantik," kata Junaedi, Selasa (29/9/2026).
Ia menyebut, dari sekitar 1.500 desa yang berprestasi di seluruh Indonesia, hanya ada 12 desa yang masuk dalam jajaran terbaik. Desa Sumber Sari berhasil terpilih sebagai salah satu perwakilan terbaik yang mewakili zona wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
Ia menilai, perestasi ini membuktikan bahwa tata kelola administrasi dan data di tingkat desa di Kukar maupun bersaing di kancah nasional.
Junadi menjelaskan, capaian tersebut menjadi hal penting bagi pembangunan desa, khususnya dalam pemanfaatan data sebagai dasar menentukan arah kebijakan pembangunan. "Data yang kuat dan akurat bisa membantu pemerintah desa menyusun program pembangunan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan nyata untuk masyarakat," ujarnya.
Ia berharap, keberhasilan ini tidak berhenti sebagai prestasi Desa Sumber Sari saja. Pengalaman serta peraktik dalam pengelolaan kepada desa-desa lain di Kukar.
Upaya mendorong hal tersebut, DPRD Kukar telah berkomunikasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi terkait upaya membangun kolaborasi antardesa. Desa Sumber Sari akan menjadi rujukan bagi desa lainnya dalam mengembangkan sekaligus mengaktualisasikan program Desa Cantik.
"Kami sudah berkomunikasi dengan BPS Provinsi, nanti seluruh desa di Kukar bisa berkolabotasi dengan Desa Sumber Sari," jelasnya.
Penerapan tata kelola Desa Cantik diharapkan tidak hanya menjadi prestasi satu desa di Kukar, tetapi, dapat berkembang secara merata dan memberikan manfaat bagi pembangunan di seluruh wilayah Kukar. (adv)