Kehadiran Legislator Asal Daerah Pemilihan (Dapil) II ini didampingi sang suami beserta Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Kukar, Nurhayati Touristiany.
“Semoga etam sama-sama bisa terus melestarikan adat budaya, inilah pentingnya Erau kita selenggarakan setiap tahunnya untuk melestarikan adat budaya,” kata Aini.
Sebagai informasi acara Bepelas malam ke-4 merupakan salah satu prosesi sakral dalam rangkaian Pesta Adat Erau, yang memiliki makna penting bagi Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Prosesi dimulai dengan pembacaan mantra oleh Dewa (pemantra pria), pemantra wanita, yang kemudian menjemput Sultan Kutai Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, menuju lokasi upacara.
Acara berlanjut dengan pertunjukan berbagai tarian sakral yang dibawakan oleh para Dewa, Kerabat Kesultanan, serta tamu kehormatan dan undangan penting lainnya. Mereka menari mengelilingi Tiang Ayu, sebuah bagian penting dalam upacara adat ini.
Suasana terasa sangat sakral sekaligus meriah. Momen menarik terjadi ketika Wakil Ketua III DPRD Kukar, Aini Faridah, diajak oleh para penari untuk ikut menari di hadapan Sultan dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir.
Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya lokal Kutai Kartanegara yang tumbuh dan berkembang turun temurun dari masa ke masa hingga kini kepemimpinan Sultan ke-21 Aji M Arifin. (Adv)
Editor: Erwin