Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengungkapkan rencana perlombaan ini memang disepakati bersama jajaran anggota DPRD Kukar mencari jenis lomba apa yang memang tidak begitu menguras keringat, akhirnya dipilihlah lomba tenis meja dan lomba bernyanyi ini.
“Harapannya karena melihat tren dimana mana kalau ada pesta ketemu masyarakat pasti suruh nyanyi, makanya mau tidak mau anggota DPRD itu dan rata-rata semuanya bisa menyanyi ya sekalian kita pertandingkan,” kata Ahmad Yani kepada awak media di sela-sela perlombaan karaoke tadi malam.
Legislator PDIP ini melanjutkan siapa yang bisa memenangkan lomba ini maka diberi hadiah agar lebih bersemangat lagi dan juga supaya ketika ada even-even atau ada acara-acara kemasyarakatan atau pesta rakyat, anggota DPRD Kukar tidak ketinggalan, sehingga tinggal tunjuk untuk mewakili dan semuanya bisa menyanyi. “Ini luar biasa hampir semuanya bisa menyanyi kecuali Ketua DPRD nya,” seloroh Yani.
Lomba karaoke ini untuk kali pertama dan dibatasi khusus anggota dewan dulu karena kalau tidak dibatasi pasti nanti pemenangnya dari jajaran ASN non ASN sekretariat DPRD yang memang kerjanya nyanyi.
“Maka kita batasi, kalau Akbar Haka diblacklist, ya tidak juga kalau beliau siap datang dan siapa pun seluruh anggota DPRD berhak, selama mereka siap dan mau bertanding, dan tentu pemilihan lagu nya terserah mau keroncong pop dangdut mau kasidah dan itu terserah, tentu ada penilaian tersendiri dari tim juri secara profesional jadi tidak ada pengaruh teman, jabatan atau bawahan atau struktural, pokoknya profesional,” ujarnya.
Pada even perdana ini ketika nanti hasilnya memuaskan maka Ketua DPRD Kukar berharap nanti ada kelanjutannya, tinggal nanti ditambahkan dengan kreasinya yang berbeda.
“Intinya kami sangat mendukung berikan apresiasi walaupun ini dadakan tapi di sela-sela kesibukan anggota DPRD masih bisa juga memberikan kreativitasnya dalam mengembangkan musik indonesia, walaupun ada royalti pajak musik itukan lain ya, yang pada intinya mudahan pencipta lagu yang punya musik minimal bisa menghalalkan untuk kita nyanyikan. Hadiahnya ya tidak berlebihan dan bukan gratifikasi yang penting bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk si pemenang,” demikian Yani. (adv)