Malam renungan suci yang dimulai pukul 23.55 Wita tersebut berlangsung khidmat, dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kutai Kartanegara Letkol (CZI) Damai Adi Setiawan, juga dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Wakapolres Kukar Kompol Aldy Harjasatya, Sekda Kabupaten Kukar Sunggono serta unsur Forkopimda Kukar lainnya, dan beberapa kepala OPD serta peserta yang hadir.
Malam renungan suci yang menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus itu diawali dengan mengheningkan cipta. Dilanjutkan pembacaan naskah Apel Kehormatan oleh pimpinan apel yang berisi penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan.
Pada saat pembacaan naskah tersebut seluruh lampu yang sebelumnya menyala dipadamkan dan menyisakan dua buah obor yang menyala di samping pimpinan apel.
Kegiatan renungan suci dimaksudkan sebagai salah satu bentuk penghormatan atas jasa perjuangan para pahlawan yang gugur dalam meraih Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Ya pada intinya kegiatan ini tentunya untuk penghormatan dan penghargaan kepada jasa para pahlawan kita yang sebenarnya kita sebagai manusia yang hidup itu harus mendoakan, harus menjadikan spirit perjuangan para pahlawan ini menjadi inspirasi bagi kita semua dalam berbangsa dan bernegara,” ungkap Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani usai kegiatan.
Ia mengaku, bahwa seandainya para pahlawan dapat bicara dan mereka bisa menyampaikan, tentu mereka akan mengucapkan kepada kita yakni untuk mari berjuang, membela bangsa dan negara.
“Kegiatan ini adalah bagian dari pada do’a-do’a kita dan menggali spirit. Semoga Allah juga memberkati bagaimana kita bisa mengimplementasikan nilai-nilai juang yang tentu para pahlawan itu sudah melaksanakannya,” ujar Legislator PDIP ini.
Diharapkan nilai-nilai juang para pahlawan itulah yang mendasari kita dalam rangka melaksanakan dalam kehidupan ini, apalagi dalam membangun Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Karena tetesan air mata, tetesan darah dan segala macam penderitaan yang telah dilakukan para pejuang kita dulu, kita harus hormati dan kita harus hargai dan menjadikan semangat dalam membangun serta mengisi kemerdekaan ini, “ terangnya.
Ia pun berharap, di HUT RI ke 80 tahun ini, Kabupaten Kutai Kartanegara dapat menjadi Kukar Idaman Terbaik sebagaimana visi misi kita bersama. Dan tentu yang paling utama adalah bagaimana meningkatkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan serta semangat membangun dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Karena Kutai Kartanegara itu bisa maju ketika iman dan taqwa warganya meningkat, kemudian ilmu pengetahuan dan teknologinya juga meningkat, tentu spirit nilai juang para pahlawan itu yang kita tanamkan dan bisa diimplementasikan dalam membangun Kutai Kartanegara, “ demikian Yani. (ADV)
Editor: Erwin