Suasana haru sangat terasa di rumah duka yang terletak di Gang Arsapati Jalan Gunung Belah Kelurahan Loa Ipuh, Minggu (22/6/2025). Jenazah dilepas langsung oleh Ketua DPRD Kutai Kartanegara H. Ahmad Yani didampingi Wakil Ketua II DPRD, Junadi beserta sejumlah anggota DPRD Kukar lainnya.
Zulkifli bin Nazaruddin lahir di Genting Tanah pada 25 Oktober 1983. Ia adalah sosok akademisi yang berdedikasi tinggi, dosen pengayom mahasiswa, serta pribadi humoris namun berwibawa.
Almarhum menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unikarta Tenggarong, Program Studi Ilmu Administrasi Negara, dan lulus pada tahun 2007. Ia kemudian melanjutkan studi Magister di Universitas Mulawarman dan lulus pada tahun 2014.
Sejak tahun 2010, Zulkifli mengabdi sebagai dosen di Unikarta, hingga dipercaya menjabat sebagai Dekan Fisipol. Selain itu, Almarhum juga aktif sebagai Staf Ahli Fraksi Gerindra untuk Pimpinan DPRD Kukar.
Almarhum dikenal luas sebagai dosen yang ramah, hangat, dan humoris. Meski suka melontarkan candaan yang mencairkan suasana perkuliahan, beliau tetap menjaga ketegasan dan prinsip dalam membimbing mahasiswa. Kepribadiannya yang jujur, bertanggung jawab, dan bersahaja membuatnya dihormati oleh rekan sejawat maupun mahasiswa.
Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam, terutama bagi keluarga tercinta yakni sang istri, Enny Noor Jayadi dan ketiga anak mereka, Muhammad Zaky Ikhwani, Kimmy Maulida Hikaru, serta Sultan Ahmad Nala Pandita.
“Saya, atas nama Pimpinan DPRD, seluruh anggota DPRD, dan secara pribadi menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum. Kita kehilangan sosok teladan, intelektual, dan pejuang pendidikan di Kukar,” kata Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani.
Sejumlah pelayat dari berbagai kalangan hadir memberikan penghormatan terakhir, termasuk Rektor Universitas Kutai Kartanegara, Prof. Ince Raden, para dosen, mahasiswa, kolega, Pimpinan Partai Politik, hingga masyarakat umum yang mengenal dan mencintai almarhum.
“Selamat jalan Bapak Dekan, jejak pengabdianmu akan terus menjadi cahaya bagi generasi penerus,” ucap Ahmad Yani. (Adv)
Editor: Aspian Nur