Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, M. Andi Faisal didampingi oleh Ahmad Yani, Mitfahul Jannah, Fatlon Nisa, M. Idham, Budiman, Sopan Sopian, Syarifuddin, Sri Muryani, dan Hamdiah.
Dalam rapat tersebut turut mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Kesehatan (Dinkes), Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdikbud dan Dinkes yang berada di tingkat kecamatan dan desa.
Saat memimpin rapat, Andi Faisal menyatakan RDP kali ini merupakan wujud kepedulian Komisi IV terhadap sektor pendidikan dan kesehatan di Kukar.
Lembaga legislatif menilai kinerja Disdikbud sejauh ini masih kurang optimal padahal sudah didukung anggaran yang sangat besar yakni Rp2 triliun lebih.
“Anggaran itu Rp2,3 triliun sekian, namun pemenuhan terhadap pembangunan fisik sekolah dan sarana prasarana penunjang pendidikan lainnya masih sangat minim, apa yang diminta dan diusulkan berbeda dengan yang direalisasikan, tidak sesuai usulan yang disampaikan kawan-kawan UPT,” ungkapnya.
Hal serupa juga terjadi pada Dinas Kesehatan. Namun, menurut Ical sapaan akrab Andi Faisal, kinerja Dinkes tidak seburuk yang ditunjukkan oleh Disdikbud Kukar. Meski demikian, pihaknya tetap memberikan catatan dan atensi kepada Dinkes agar dapat bekerja secara optimal mengelola anggaran, guna memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Inti nya kalau ada kendala silakan kawan-kawan UPT Puskesmas yang ada di desa dan kecamatan sampaikan ke kami di Komisi IV. Semua anggota Komisi IV yang hadir lengkap hari ini, siap mengawal dan merealisasikan demi kepentingan masyarakat Kukar secara menyeluruh,” tegas Politikus PDIP ini. (Adv)
Editor: Erwin