Hal ini menyikapi karena sudah berlangsung lama kondisi banjir penyebab luapan pasang Sungai Mahakam dalam beberapa pekan terakhir. Sarpin menilai pemerintah harus tanggap, memang benar ini banjir rutin lima tahunan sekali dan sebagian menganggap berkah, karena berlimpahnya ikan-ikan namun harus segera disikapi serius.
“Tapi coba dirasakan secara bersama akibat banjir ini aktivitas warga secara keseluruhan jadi terbatas, rumah-rumah warga tergenang air sudah hampir selama dua bulan ini, kasihan warga tidak bisa melakukan aktivitas dengan normal dan terpaksa mengungsi ke rumah keluarga yang agak tinggi,” kata Sarpin kepada korankaltim.com, Sabtu (3/5/2025).
Politikus PKB ini menyatakan Pemkab Kukar harus segera menetapkan status banjir agar seluruh warga di daerah ulu mahakam bisa segera ditangani dengan disalurkan bantuan kebutuhan pokok secara cepat. “Harus ditetapkan status nya sebagai bencana untuk dasar pemerintah memberikan menyalurkan bantuan yang maksimal untuk warga kita yang terdampak banjir akibat luapan pasang Sungai Mahakam ini,” tegasnya. (adv)