Setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar pada tahun 2004, ia kembali ke kampung halaman untuk membantu mengembangkan usaha keluarga di sektor perikanan.
Kepada Korankaltim.com, Fachruddin bercerita bahwa setelah lulus kuliah dan menjadi wirausahawan di bidang perikanan, ia belum tertarik untuk masuk ke dunia politik. Bahkan, ia sempat menolak tawaran tersebut sebanyak tiga kali. Baru pada tawaran keempat, Fachruddin akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia politik, berkat dorongan dan dukungan dari kedua orang tuanya, Haji Andimudin dan Hajjah Jumriah.
“Pertama kami maju di dunia politik memang dorongan dari kedua orang tua. Kedua, sambil berpikir memang ada baiknya kalau kita memang berpolitik. Karena, betul-betul bisa membantu masyarakat. Banyak faktor sebagai anggota DPRD ini, pertama memang kita pelayan rakyat. Kedua, punya banyak waktu untuk bisa membantu, mulai dari pembangungan rumah ibadah, infrastruktur dan lain-lainnya,” ucap Fachruddin yang kini menjadi Ketua Dewan Pimpinan DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kukar ini, Senin (14/4/2025).
Dalam keterangan tertulisnya, Haji Acong, sapaan akrab Fachruddin memulai pendidikan dasar di SD Negeri 031 Kelurahan Samboja Kuala, Kecamatan Samboja, dan lulus pada tahun 1993. Ia kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah pertama di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Jihad Samboja Kuala, dan lulus pada tahun 1996. Pendidikan menengah atas ia tempuh di SMA Negeri 1 Samboja dan diselesaikannya pada tahun 1999.
Setelah menamatkan pendidikan SMA, Fachruddin muda memutuskan untuk merantau dan melanjutkan kuliah di luar daerah. Ia mengikuti tes masuk di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dan diterima sebagai mahasiswa. Pada tahun 2004, ia berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi dari perguruan tinggi Islam swasta tertua di Indonesia Timur tersebut.
Usai lulus dari UMI, Fachruddin tidak langsung terjun ke dunia politik. Ia lebih dulu memilih untuk membantu usaha keluarga di bidang perikanan. Barulah 14 tahun kemudian, ia memutuskan untuk masuk ke dunia politik.
Pada Pemilu 2019, Fachruddin mencalonkan diri sebagai Anggota Legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan terpilih sebagai Anggota DPRD Kutai Kartanegara periode 2019–2024 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Samboja, Muara Jawa, dan Sanga-Sanga. Di periode pertamanya, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di DPRD Kukar, seperti Ketua Fraksi PAN, Wakil Ketua Komisi III, serta Anggota Badan Anggaran (Banggar).
Pada periode kedua sebagai legislator untuk masa jabatan 2024-2029 ini Haji Acong pun mendapat kepercayaan lagi dari rakyat dan kini menjadi Sekretaris Komisi III dan anggota Banggar.
Anak kedua dari empat bersaudara ini lahir di Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja pada 11 Maret 1981. Orang tuanya bekerja sebagai nelayan. Masa kecil Acong kerap ikut sang ayah menjaring ikan serta udang kecil di bibir-bibir pantai. Tidak hanya bergantung pada hasil nelayan, orang tuanya juga mendirikan usaha menjahit.
Seiring berjalannya waktu, mereka pun melebarkan usaha di bidang supplier jual beli ikan dan udang. Dari kerja keras orang tua yang tak kenal lelah itulah, ia bersama saudaranya tumbuh besar hingga menggapai kesuksesan.
“Semoga dengan dipercaya sebagai wakil rakyat untuk periode kedua ini, peran saya juga bisa lebih merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Kukar, terutama masyarakat di Dapil IV pesisir, karena saya tumbuh dan berkembang dari keluarga nelayan,” tegasnya. (adv)
Editor: Erwin