Kepada Korankaltim.com Jamhari yang merupakan mantan prajurit TNI ini mengungkapkan terjunnya dirinya di legislative hanya semata-mata ingin lebih mengabdi untuk masyarakat.
“Jika kami dulu di TNI diarahkan pimpinan suruh kerjakan bangun jalan atau jembatan di pedesaan, langsung siap laksanakan, entah itu ada dananya atau tidak, tetap siap sedia. Nah ketika saya di dewan ini harapannya bisa lebih maksimal karena disini kan kita punya tupoksi budgeting controlling dan perundangan,” kata Haji Jamhari sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Selasa (8/10/2024).
Jamhari siap mengabdikan diri dalam ranah politik, karena dirinya percaya bahwa dengan menjadi bagian dari pemerintahan, ia dapat berkontribusi dalam mewujudkan perubahan positif untuk masyarakat Kukar. Tak hanya itu Jamhari juga sangat konsen dengan bidang pendidikan karena dirinya juga selaku pendiri pondok pesantren Az Zahra Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu.
"Yang ngisi Armed pertama itu angkatan saya. Masuknya saya di dewan ini salah satunya ya terkait infrastruktur juga, lihat saja mulai tahun 96 sampai sekarang di kawasan Jembayan itu begitu-begitu saja. Selain Ponpes Az Zahra kami juga mendirikan SMP Tulung Agung Kecamatan Loa Kulu,” ungkapnya.
Dirinya menegaskan selama menjadi tentara, tugas yang dilakukan juga untuk pemasyarakatan, sehingga ketika dirinya masuk dewan diharapkan bisa lebih menyentuh langsung ke masyarakat. Namun dirinya memastikan partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, ia selalu berusaha untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat di daerah tempat tinggalnya.
"Selain infrastruktur dan pendidikan focus saya di dewan juga ingin berbuat untuk peningkatan SDM. Saya sangat bersyukur atas amanah yang diberikan ini dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan amanah ini, saya siap mengabdi berikan yang terbaik bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” tegas Jamhari yang memperoleh empat ribuan lebih suara pada Pileg Februari 2024 lalu. (adv)