Pada festival miskat, Sekretariat DPRD Kukar patut berbangga karena pucuk pimpinannya yakni Sekretaris DPRD (Sekwan) Kukar mampu mempersembahkan juara, yakni meraih penghargaan Best Catwalk Miskat Kerja 2024.
Atas raihan prestasi ini, Sekwan Kukar, H M Ridha Darmawan mengaku senang, namun yang terpenting adalah keterlibatan Sekretariat DPRD Kukar dalam program bupati untuk melestarikan melakukan kegiatan berkaitan dengan budaya yang sangat luar biasa ini.
"Supaya kita tidak hanya membangun secara fisik tapi juga membangun secara mental spiritual melalui kebudayaan itu penting dilakukan, salah satunya adalah penyelenggaraan kegiatan saat ini," kata Sekwan kepada awak media usai menerima penghargaan pada acara penutupan KFBN 2024, Sabtu (20/7/2024).
Ridha menyebutkan lomba yang diselenggarakan ini memang merupakan ciri khas budaya Kutai, dirinya memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara karena hal ini sungguh luar biasa dalam rangka melestarikan kebudayaan asli Kutai.
Sebagai informasi, miskat ini sudah ditetapkan kewajiban bagi ASN Kutai Kartanegara untuk memakainya setiap hari Kamis, oleh karena itu, Sekwan berharap staf seluruh pegawai pejabat struktural di Set-DPRD Kukar diimbau menggunakannya setiap hari Kamis karena hal ini sudah tertuang di dalam peraturan daerah yang sudah disepakati baik pemerintah daerah maupun DPRD Kukar.
Sekwan menyatakan untuk tahun depan Set-DPRD Kukar bakal mengikutinya lagi sebagai wujud turut melestarikan kebudayaan yang memang ini sedang digaungkan dan coba dilaksanakan bupati Kukar. Bagi ASN Set-DPRD Kukar, Sekwan telah memberikan arahan agar setiap Kamis untuk dikenakan sebagai seragam kantor.
"Sementara imbauan dulu (kepada pegawai Set-DPRD, red) kita juga menyediakan pakaian miskat bagi pegawai, memang kadang-kadang pakaian ini orangnya bertambah besar atau kecil sehingga itu yang menjadi masalah kadang-kadang, dan sudah tidak cukup lagi, kita lihat pelaksanannya tapi kita tidak serta merta melakukan menghukum disiplin kepegawaian tidak seperti itu," bebernya.
"Kita lakukan ajakan karena ini berkaitan budaya dan budaya ini tidak ada kaitannya dengan hukum menghukum tapi mengajak agar mereka berpartisipasi," timpal Ridha.
Ketika ditanya kiat khusus apa yang dilakukan Sekwan bersama sang istri dalam mengikuti festival sehingga meraih penghargaan best catwalk, dirinya mengaku hanya latihan sebentar sambil belajar via digital menonton di handphone sebelum memulai perlombaan.
"Dengan latihan ya, walaupun singkat ya kita latihan setelah Maghrib sebelum pertandingan kita latihan dulu dengan istri, otodidak melihat kan sekarang ada hape kita lihat oh kurangnya begini, tapi dari segi pakaian memang kita ada yang kurang dari (peserta, red) lain jadi kita baru mendapat predikat terbaik di catwalk, kedepan kita berusaha lebih baik," tegas Ridha. (Adv)
Editor: Aspian Nur