"Tentu kami apresiasi karena sudah rampung cukup tepat waktu, awal mulai dikerjakan itu Mei tahun 2023 lalu dan Mei tahun ini sudah bisa difungsikan," kata Alif kepada korankaltim.com Sabtu (1/6/2024).
Politikus Gerindra ini menegaskan dengan rampungnya dan telah beroperasinya gedung baru ini tentu diharapkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah andalan Kukar ini bisa mampu maksimal dan optimal. "Sehingga masyarakat lah yang akan merasakan dampak positifnya, semoga tidak terjadi penumpukan antrean dan kekecewaan yang dirasakan oleh pasien dan keluarga pasien lagi," harapnya.
Seperti diketahui bersama pihak RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang sudah melakukan pelayanan di gedung baru pada Senin (27/5/2024).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Martina Yulianti mengatakan meskipun sudah memberikan pelayanan kesehatan secara perdana Senin lalu, teknis perpindahan dari gedung lama ke gedung baru dilakukan secara parsial atau perpindahan bertahap.
“Secara parsial dulu yang pindah sini pendaftaran rawat jalan baik yang onsite maupun online, terus farmasi pelayanan pengambilan obat sama rehab medis,” ungkapnya.
Telah difungsikannya gedung baru ini meskipun dalam memberikan pelayanan tetap secara bertahap dilakukan perpindahan parsial, bertujuan untuk sedikit mengurai kepadatan di ruang tunggu yang selama ini terjadi.
Selama ini memang terjadi kepadatan ruang tunggu di satu tempat yakni menunggu dokter, menunggu pendaftaran, dan warga menunggu obat jadi satu tempat di Gedung Merak (gedung lama, red).
“Nah ini kita urai jadi jauh lebih nyaman lah bertahap nya mulai dari bulan Juni karena kita kan akan memindahkan ruang operasi, ruang intensif, ruang hemodialisa, cuci darah, UGD itu nanti akan berpindah semuanya,” jelasnya.
Dokter Yuli sapaan akrabnya menegaskan saat ini sudah dipastikan pembangunan gedung rumah sakit yang baru sudah selesai, khususnya untuk pembangunan yang sifatnya mayor atau skala besar yang tertuang di dalam kontrak pengembangan gedung 1,2 dan 3 RSUD AM Parikesit yang menggelontorkan dana Rp. 164.512 miliar.
“Yang mayor sudah selesai tinggal yang kecil-kecil saja yang memang bukan termasuk dalam kontrak yang sifatnya pelengkap-lengkap saja. Jadi mungkin terkait dengan parkiran sedang berproses juga ini,” tegasnya (Adv)