Rasid mengatakan, dengan dilaksanakannya apel Operasi Mantap Brata Mahakam ini situasi keamanan dan kenyamanan di Kukar tetap terus terjaga dan harus menjadi prioritas kepentingan masyarakat bersama untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan.
"Pelaksanaan apel Operasi Brata Mahakam dalam rangka pengamanan pemilu 2024 oleh Polres Kukar ini harapan kita bahwa kondisi Kutai Kartanegara dalam menghadapi pemilu serentak ini bisa tetap aman kondusif dan tidak terjadi masalah-masalah yang bisa menganggu kondusifitas Kutai Kartanegara," kata Rasid kepada korankaltim.com usai mengikuti apel yang turut dihadiri unsur pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ini.
Sebagai informasi, Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024 dilaksanakan selama 222 hari sejak 19 Oktober 2023 sampai dengan 20 Oktober 2024 yang diikuti oleh 261.695 personel di seluruh Indonesia guna mengamankan seluruh tahapan pemilu.
Tidak hanya menyiapkan ratusan ribu personel pengamanan, Polri juga telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah atau zonasi bagi personel Korps Brimob Polri dan Dalmas Nusantara, dimana untuk Korps Brimob terbagi dalam 4 wilayah sedangkan untuk Dalmas Nusantara terbagi dalam 7 zonasi. Bukan hanya itu, Polri juga menyiapkan 2 ribu personel Brimob power on hand Kapolri serta 8.500 personel Dalmas Nusantara yang siap dimobilisasi kapanpun dan dimanapun ke seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai dukungan terhadap Operasi Mantap Brata 2023-2024, Polri juga menggelar Operasi Nusantara cooling system 2023-2024 untuk membangun narasi Besar “Persatuan dan Kesatuan, serta Kemajuan Bangsa di Atas Kepentingan Kelompok” guna mengantisipasi polarisasi akibat berita hoaks, isu sara, propaganda firehouse of falsehood dan black campaign yang dilengkapi dengan satgas anti money politics serta satgas pemilu damai.
Operasi Mantap Brata 2023-2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategi komunikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas kamtibmas pada pemilu 2024, serta agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah dilakukan oleh aparat.
"Mudah-mudahan menjaga kondusifitas ini buka hanya tugas TNI Polri tapi ini juga harapannya menjadi tanggung jawab kita semua masyarakat Kutai Kartanegara untuk menjaga Kutai Kartanegara daerah yang kita cintai ini," ucap Rasid. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin