Rombongan legislator Kukar ini berkunjung ke Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) HST dan KONI HST bermaksud untuk konsultasi dan berbagi informasi terkait bidang olahraga.
Siswo mengatakan, kunjungan ini ingin mengetahui peranan Disporapar HST terkait peranannya dalam membina cabang olahraga (cabor) dan atletnya. “Jadi kami kemarin untuk sharing (tukar pengalaman), seberapa besar peranan keduanya yaitu KONI dan Disporapar-nya,” kata Siswo saat dikonfirmasi korankaltim.com, Kamis (24/8/2023).
Politikus PKB ini menilai kedatangan pihaknya ke Kabupaten HST dirasa tepat, terlebih soal kepengurusan administrasi dan pembinaan cabor hingga atlet. Mengingat HST telah mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), seleksi Pra-PON hingga lolos seleksi PON. Bahkan satu atlet asal HST sudah berlaga di tingkat internasional.
Disporapar HST telah mamantau keberhasilan para atletnya yang mewakili Provinsi Kalsel. Hebatnya ini dilakukan dengan modal dana seadanya, namun keberhasilannya sangat besar. “Beberapa poin yang ingin kami ketahui atau sharing yakni soal kiat-kiat administrasi. Mulai dana hibah yang tertib administrasi, sampai penghibahan ke cabor, ini problem kami selama ini,” ujar Siswo.
Menyikapi hal ini, Wakil Ketua Umum III KONI Kabupaten HST, Fakhriady menyebut, pihaknya saat ini memang tengah berhadapan dengan berbagai dinamika di masyarakat, terlebih soal pembinaan.
Namun berkat komitmen, kata Fakhriady, baik Disporapar, KONI hingga atlet di HST punya semangat. Fakhriady tak mengingkari, dunia olahraga tak mungkin bisa bangkit tanpa dana. Hanya saja, hal itu perlu dibuktikan dengan prestasi.
“Kami punya semangat untuk menampilkan atau menunjukkan prestasi dulu,” kata Fakhriady.
Soal dana hibah, terang Fakhriady, KONI Kabupaten HST dengan cabor menyepakati adanya sanksi administrasi. Terlebih dengan keberhasilan perolehan prestasi sampai soal berkas administrasi. “Ada pengurangan dana hibah bagi cabor yang tidak tertib administrasi,” terang Fakhriady.
Hal senada ditambahkan Plt Kadisporapar HST, M Ramadlan. Pihaknya terus memberikan dukungan kepada atlet berprestasi dan mengupayakan atlet asli HST. Seperti memberikan uang hibah sampai beasiswa sampai kuliah. “Kami juga menguapayakan atlet-atlet berprestasi untuk diberdayakan. Misalnya menjadi bagian dalam instansi pemerintahan HST,” beber Ramadlan.
Soal hibah, Disporapar HST juga ikut serta melakukan pengawasan dan pembinaan yang turun ke KONI sampai ke cabor-cabor. “Memang kelemahan kita juga ada di sisi administrasi cabor,” tutup Ramadlan. ( Adv)
Editor: Maruly Zainuddin